KSAU Tinjau FWIC dan Radar APP di Lanud Iswahjudi

Magetan, IDM - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI Fadjar Prasetyo melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Lanud Iswahjudi, Senin (2/8).Didampingi sejumlah pejabat utama TNI AU, keberangkatan Kunker ini menggunakan pesawat VIP TNI AU jenis Boeing737- 500 A-7307 dari Skadron Udara 17.
Menurut siaran persnya, setibanya di Lanud Iswahjudi, KSAU menerima laporan Danlanud Iswahjudi, Marsma TNI Untung Suropati, yang dilanjutkan dengan Jajar Kehormatan. Salah satu agenda pada kunker ini adalah meninjau pelaksanaan Fighter Weapon Instructor Course (FWIC) TNI AU tahun 2021.
Pada peninjauan ini, KSAU menerima laporan tentang pelaksanaan FWIC TNI AU tahun 2021, yang dipaparkan oleh Direktur FWIC, Kolonel Pnb M. Anjar Legowo di gedung Air Combat Maneuvering Instrumentation (ACMI).
Setelah menerima laporan, KSAU menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas penyelenggaraan FWIC. "Pelaksanaan FWIC ini tidaklah mudah, tapi dengan kemampuan yang dimiliki dan didukung oleh seluruh pihak, FWIC dapat berlangsung dengan aman dan lancar," ungkap KSAU.
Kepada seluruh peserta FWIC, KSAU berharap, agar kemampuan yang dimiliki, terus dijaga dan terus ditingkatkan. "Jaga dan tingkatkan kemampuan yang ada, serta gali ilmu lebih dalam lagi, dan tingkatkan terus wawasan," harap KSAU.
Pelaksanaan FWIC pada tahun ini, diselenggarakan secara mandiri oleh TNI AU, di mana sebelumnya bekerjasama dengan negara lain dan mendatangkan tenaga ahli luar negeri.
Kepada penyelenggara FWIC, KSAU juga menginstruksikan, agar melakukan evaluasi secara menyeluruh, guna mengetahui kelebihan dan kekurangannya, untuk peningkatan kegiatan serupa, di masa yang akan datang.
FWIC merupakan kursus kualifikasi bagi seorang instruktur penerbang tempur. Kursus ini bertujuan mencetak para penerbang tempur berkualifikasi Fighter Weapon Instructor (FWI), yang nantinya diproyeksikan menjadi penasehat bidang pertempuran udara pada tingkat taktis dan tingkat operasional.
Selama kursus, para peserta dibekali ilmu pengetahuan yang terkait dengan taktik pertempuran udara dan penggunaan senjata udara. FWIC tahun 2021 ini diikuti oleh 5 penerbang, yang berasal dari Skadron Udara 3, 11, 15, 16 dan Skadron Udara 21.
Adapun pesawat tempur yang digunakan adalah, Sukhoi, F-16 Fighting Falcon, T-50i Golden Eagle, dan EMB-314 Super Tucano. Selain itu, juga dilibatkan pesawat C-130 Hercules, CN-295 dan pesawat helikopter. Saat kunker,KSAU juga berkesempatan meninjau sejumlah fasilitas latihan di Lanud Iswahjudi, salah satunya adalah Radar APP. Fungsi Radar APP ini adalah untuk mengarahkan pesawat tempur secara langsung, saat melakukan misi operasi udara ataupun saat melaksanakan latihan.
Turut mendampingi KSAU saat kunker ini, Para Asisten KSAU, Dankoharmatau, Dankorpaskhas, Pangkoopsau II, Kaskoopsau II, Wakapuslaiklambangjaau, Kadispenau, dan sejumlah Kepala Dinas Mabesau lainnya. (Wan/man)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































