KSAU Tinjau Daerah Terdampak Gempa Cianjur

Cianjur, IDM - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo melakukan peninjauan daerah terdampak bencana gempa Cianjur melalui udara. Pemantauan dilakukan menggunakan Helikopter NAS 332 L1 Super Puma H-3212 Skadron Udara 6, Rabu (23/11).

Diawaki oleh Letkol Pnb Ageng Wahyudi dan Mayor Pnb Ahmad Budiono, helikopter yang membawa rombongan KSAU beserta sejumlah pejabat TNI AU tersebut melakukan peninjauan udara dengan menempuh rute Halim-Cianjur/Cugenang-Halim.

Baca: TNI AU Distribusikan Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur
Mengutip keterangan Dispenau, hasil pantauan udara ini nantinya akan diserahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































