KSAU Terima Laporan Kenaikan Pangkat Tujuh Pati TNI AU

Jakarta, IDM – Sebanyak tujuh perwira tinggi (Pati) TNI Angkatan Udara (TNI AU) melaporkan kenaikan pangkat mereka kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono di Mabesau, Cilangkap, Jakarta, Senin (8/7).
Pelaporan kenaikan pangkat tersebut dilakukan dengan merujuk pada Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin/1150/VI/2024 tanggal 26 Juni 2024.
Baca Juga: Kemhan: Rencana Kekuatan Laut Indonesia Tempatkan Rudal di Selat Strategis ALKI
Melansir keterangan TNI AU dalam keterangan resmi mereka disebutkan daftar nama ketujuh Pati TNI AU adalah Marsdya TNI Yusuf Jauhari; Marsda TNI Sugiharto Prapto, W; Marsda TNI Umar Fathurrohman; dan Marsda TNI Bob Henry Panggabean.

Nama-nama lainnya adalah Marsma TNI Mokh. Mukhson; Marsma TNI Hidayat Januardi; dan Marsma TNI Dr. drg. Linawati.
Baca Juga: Pesawat TNI AL Gelar Patroli Maritim Perdana di Perairan Papua
Sebelum melaporkan kenaikan pangkat kepada KSAU, ketujuh Pati itu telah melaporkannya kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Mabes TNI.
Selain Pati TNI AU, pada kesempatan yang sama, sebanyak 11 Pati TNI AD dan 4 Pati TNI AL turut melaporkan kenaikan pangkat mereka masing-masing. Dengan demikian, total perwira tinggi yang naik pangkat sebanyak 22 orang. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































