KSAU Terima Laporan Kenaikan Pangkat Enam Pati TNI AU, Ini Nama-namanya

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono menerima laporan kenaikan pangkat enam perwira tinggi (Pati) TNI Angkatan Udara (TNI AU) di Auditorium Denmabesau, Jakarta, Jumat (27/9).
Melansir keterangan Dispenau, daftar lengkap keenam Pati TNI AU itu adalah Marsda TNI Wajariman (Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran Unhan); Marsma TNI Muzafar (Danlanud Halim); dan Marsma TNI Nyoman Suryawan (Pati Sahli Kasau Bid. Air Power).
Baca Juga: Intelijen TNI AL Bagikan 6 Cara Antisipasi Serangan Siber
Tiga nama lainnya yakni Marsma TNI I.G. K. Alit Erbawa (Askomlek Kaskoopsudnas); Marsma TNI R. Mochamad Rosydi (Kadismatau); dan Marsma TNI Sarma Balige Panjaitan (Dir Fasjas Ditjen Kuathan Kemhan).

Kepada keenam Pati TNI AU itu, KSAU mengucapkan selamat atas kenaikan pangkat yang mereka terima serta merasa bangga atas pencapaian tersebut. Lebih lanjut Marsekal TNI Tonny berharap mereka dapat terus berkontribusi bagi kemajuan TNI Angkatan Udara.
Baca Juga: TNI Turunkan 1059 Alutsista di HUT ke-79 TNI di Monas
Kenaikan pangkat tersebut merujuk pada surat perintah Panglima TNI Nomor Sprin/1996/IX/2024 tanggal 26 September 2024 telah dinaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat lama.
Sebelum melapor kepada KSAU, keenam Pati TNI AU itu telah terlebih dahulu melaporkan kenaikan pangkat mereka kepada Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, bersama puluhan Pati TNI AD dan Pati TNI AL lainnya. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































