KSAU Terima Laporan Kenaikan Pangkat 8 Pati TNI AU, 7 di Antaranya Pecah Bintang

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo menerima laporan korps kenaikan pangkat 8 Perwira Tinggi (Pati) TNI Angkatan Udara (TNI AU) di Mabesau, Cilangkap, Jumat (27/10).
Kenaikan pangkat itu merujuk pada surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin/2120/X/2023 Tanggal 25 Oktober 2023 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan TNI.
Baca Juga: Satkor dan Satfib Koarmada II Gelar Tactical Floor Game Glagaspur Tingkat III
Sebelum melapor kenaikan pangkat ke KSAU, kedelapan Pati TNI AU itu terlebih dahulu melaporkan kenaikan pangkat mereka kepada Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono di Mabes TNI, Kamis (26/10), bersama dengan Pati TNI AD dan Pati TNI AL.

Melansir keterangan TNI AU dalam keterangan foto instagram @militer.udara, Senin (30/10), dengan kenaikan pangkat satu tingkat ini, 7 perwira di antaranya berhasil pecah bintang, dari pangkat Kolonel menjadi Marsekal Pertama (Marsma).
Baca Juga: Prestasi Gemilang, Timnas Paralayang Binaan FASI TNI AU Sabet Medali Emas di Kejuaraan Internasional
Adapun nama-nama Pati TNI AU yang berhasil naik pangkat adalah Marsda TNI Deni Hasoloan Simanjuntak; Marsma TNI Arief Hartono; Marsma TNI Dedy Ilham S. Salam; dan Marsma TNI I Ketut S. Wahyu Wijaya.
Selanjutnya terdapat nama Marsma TNI Tisna Kurniawan; Marsma TNI K.S.P Pandjaitan; Marsma TNI Stefanus Arif H; dan Marsma TNI Siswanta. (yas)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































