KSAU Terima Laporan Kenaikan Pangkat 12 Pati TNI AU, Ini Nama-namanya

Jakarta, IDM – Sebanyak 12 perwira tinggi (Pati) TNI Angkatan Udara (TNI AU) melaporkan kenaikan pangkat yang mereka terima kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono.
Laporan kenaikan pangkat tersebut digelar di Gedung Auditorium I.G Dewanto Mabesau, Cilangkap, Jakarta, Senin (17/2), dengan merujuk pada Keputusan Presiden Nomor 7/TNI/Tahun 2025 tanggal 6 Februari 2025 tentang kenaikan pangkat ke dan dalam golongan perwira tinggi TNI.
Baca Juga: Kemhan Akan Perbarui Perjanjian Kerja Sama Pertahanan dengan Republik Ceko
Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) dalam keterangan resminya yang dikutip Selasa (18/2) menyebutkan, nama-nama 12 Pati TNI AU itu adalah Marsda TNI Asfan Jauhari, Marsda TNI Rudy Iskandar, Marsda TNI Basuki Rochmat, Marsda TNI Yostariza, dan Marsda TNI Deny Muis.

Selanjutnya terdapat nama Marsma TNI Hendrayansyah, Marsma TNI A. Ferdinand Picaulima, Marsma TNI Imam Prayogo, Marsma TNI Novlamirsyah, Marsma TNI Rachmat Mestika, Marsma TNI Muhammad Nur, serta Marsma TNI Dedi Saprudin S.
Baca Juga: Komandan KRI Diponegoro Ungkap Tantangan Tersulit Saat Eskalasi Konflik Meningkat di Lebanon
Sebelum melapor kepada KSAU, belasan Pati TNI AU itu telah melaporkan kenaikan pangkat mereka kepada Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, yang diwakili oleh Kasum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon, bersama dengan Pati TNI Angkatan Darat (TNI AD) dan Pati TNI Angkatan Laut (TNI AL) lainnya. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































