KSAU Terbang dengan Rafale, Pesawat Tempur Masa Depan TNI AU

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono melakukan penerbangan pengenalan (familiarization flight) dengan pesawat tempur Rafale dari Robinson Air Force Base, Saint-Dizier, Prancis, Selasa (15/7).
Selama penerbangan, KSAU didampingi oleh penerbang tempur Prancis. Momentum tersebut menjadi kesempatan bagi Marsekal TNI Tonny untuk menjajal langsung kecanggihan dan performa Rafale melalui beragam manuver udara.
Baca Juga: KSAD Soroti Ancaman Non-Militer, Beri Pesan Khusus untuk Prajurit TNI AD
“Kegiatan ini terlaksana atas undangan Kepala Staf Angkatan Udara dan Antariksa Prancis, General Jérôme Bellanger, sebagai bagian dari upaya mempererat kerja sama pertahanan antara kedua angkatan udara,” tulis TNI AU dikutip dari unggahan Instagram @militer.udara, Kamis (17/7).

Sementara itu, Jenderal Jerome menegaskan, Angkatan Udara Prancis mendukung peningkatan kapabilitas TNI Angkatan Udara (TNI AU) dengan memulai pelatihan pesawat tempur Rafale bagi para penerbang dan teknisi TNI AU.
“Pesawat pertama akan dikirimkan pada awal 2026, sebuah langkah nyata dalam kemitraan pertahanan kita!,” tulis Jerome dikutip dari keterangan foto dalam unggahan akun X @CEM_AAE.
Baca Juga: Perkuat Kemitraan Strategis, Menhan Sjafrie Kunjungi Pakistan Usai Hadiri Bastille Day
Rafale merupakan pesawat tempur generasi 4,5 yang bakal memperkokoh kekuatan TNI AU. Kehadiran pesawat tersebut menjadi bagian dari program modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) untuk meningkatkan daya tangkal serta kesiapan tempur TNI AU.
Indonesia secara resmi memulai kerja sama strategis dengan Prancis dalam pengadaan pesawat tempur Rafale melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian Pertahanan RI, yang saat itu dipimpin oleh Prabowo Subianto, dengan Dassault Aviation pada 10 Februari 2022. Dalam kesepakatan tersebut, Indonesia memesan sebanyak 42 unit pesawat tempur Rafale secara bertahap. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































