KSAU Tekankan Peran Strategis AAU dalam Mencetak Perwira Muda TNI AU

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono menyoroti peran strategis Akademi Angkatan Udara (AAU) sebagai lembaga pencetak perwira muda yang akan menjadi tulang punggung TNI Angkatan Udara (TNI AU) di masa depan.
Hal tersebut ditegaskan KSAU dalam amanatnya saat memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Gubernur AAU di Yogyakarta, Jumat (22/8).
Seiring dengan perkembangan teknologi, seperti kecerdasan buatan, keamanan siber, dan pemanfaatan antariksa membuat tantangan keamanan pertahanan ke depan akan semakin kompleks. Untuk itu, KSAU berharap AAU dapat terus beradaptasi.
Baca Juga: Pangdam Cenderawasih Rudi Puruwito Pimpin Sertijab Pejabat Kodam
Hal lain yang butuh penyesuaian adalah percepatan masa pendidikan, yang awalnya empat tahun menjadi tiga tahun. Marsekal TNI Tonny meminta agar AAU dapat terus menjaga kualitas para lulusan.

Usai serah terima jabatan ini, maka posisi Gubernur AAU secara resmi telah diemban oleh Marsda TNI Donald Kasenda. Ia menggantikan pejabat lama, yaitu Marsda TNI Purwoko Aji Prabowo.
KSAU mengapresiasi kepemimpinan dan dedikasi yang telah diberikan oleh Marsda TNI Purwoko selama menjabat sebagai Gubernur AAU yang telah membawa berbagai kemajuan, mulai dari sistem pendidikan berbasis teknologi hingga pengembangan kurikulum adaptif dan peningkatan kualitas taruna.
Baca Juga: KRI Bung Tomo Rampungkan Fase Laut Latihan Militer Asean di Selat Malaka
Sementara itu, Marsekal TNI Tonny berpesan kepada Marsda TNI Donald untuk menjadikan AAU sebagai perguruan tinggi militer yang unggul di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi kedirgantaraan
"Saya yakin, dengan pengalaman, profesionalisme, dan dedikasi yang dimiliki, Gubernur akan mampu membawa Akademi Angkatan Udara semakin maju hingga menjadi perguruan tinggi militer yang unggul di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi kedirgantaraan bertaraf internasional serta berwawasan kebangsaan,” pungkas KSAU dikutip dari siaran pers Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), Sabtu (23/5). (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































