HANKAM

KSAU Tegaskan Peran Strategis Instruktur dalam Membentuk Karakter dan Mentalitas Penerbang TNI AU

KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono
KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono memberikan pengarahan kepada instruktur penerbang dan navigator di Lanud Adisutjipto, Yogyakarta. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono memberikan pengarahan kepada para instruktur penerbang dan navigator di Lanud Adisutjipto, Yogyakarta, Senin (5/1).

Dalam pengarahannya, KSAU menegaskan bahwa TNI Angkatan Udara (TNI AU) membutuhkan penerbang yang berkualitas dan profesional guna menjaga kedaulatan Indonesia, sekaligus menghadapi dinamika lingkungan strategis yang semakin kompleks.

Baca Juga: Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Papua Rampungkan Tugas, Ini Daftar Keberhasilan Misinya

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, instruktur penerbang memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan mentalitas calon penerbang TNI Angkatan Udara melalui proses pendidikan dan pembinaan di Sekolah Penerbang (Sekbang) TNI AU.

Instruktur penerbang
Instruktur penerbang dan navigator TNI AU yang mengikuti pengarahan KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono di Lanud Adisutjipto, Yogyakarta. (Foto: Dok. Dispenau)

Selain itu, KSAU menyoroti perlunya penyesuaian kurikulum Sekolah Penerbang (Sekbang) agar lebih efisien serta relevan dengan kebutuhan peperangan modern.

Dengan penyesuaian tersebut, para instruktur diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembinaan sehingga mampu melahirkan penerbang yang andal dan siap menghadapi berbagai tantangan.

Baca Juga: Pangdam XIII Merdeka Lepas 71 Personel Bantu Masyarakat Terdampak Banjir Bandang di Sulut

“Upaya penguatan peran instruktur ini menjadi bagian penting dalam membangun postur pertahanan udara yang adaptif, modern, profesional, dan unggul, sehingga TNI AU semakin siap menghadapi dinamika ancaman dan menjaga kedaulatan udara nasional,” tegas Marsekal TNI Tonny dikutip dari siaran pers Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), dikutip Selasa (6/1).

Menutup pengarahannya, KSAU berharap para instruktur dapat menjadi teladan. “Saya minta para instruktur penerbang menjadi teladan dalam sikap dan perilaku serta mampu berpikir terbuka dan kritis,” pungkas Tonny. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.