HANKAM

KSAU Soroti Peran Penting Koharmatau dalam Menjaga Kesiapan Alutsista TNI AU

M. Tonny Harjono dan Rudolf P. Buulolo
KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono menyerahkan jabatan Komandan Koharmatau kepada Marsma TNI Rudolf P. Buulolo. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono menyoroti peran penting Komando Pemeliharaan Materiel TNI Angkatan Udara (Koharmatau) dalam menjaga kesiapan operasional alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI Angkatan Udara (TNI AU).

Hal tersebut disampaikan KSAU saat menyerahkan jabatan Komandan Koharmatau kepada Marsma TNI Rudolf P. Buulolo di Lapangan Apel Makoharmatau, Bandung, Rabu (13/5).

Baca Juga: TNI AD Gerebek Markas Penimbunan BBM 4,7 Ton

Tonny menegaskan, fungsi pemeliharan yang dijalankan Koharmatau menjadi semakin vital seiring dengan dinamika ancaman dan tuntutan operasi yang semakin kompleks. Menurutnya, kesiapan alutsista harus selalu terjaga agar tetap laik, andal, dan siap dikerahkan setiap saat.

Untuk menjawab tantangan tersebut, KSAU turut mendorong Koharmatau untuk memperkuat sistem pemeliharaan sebagai fondasi utama kesiapan pertahanan udara nasional.

M. Tonny Harjono dan Rudolf P. Buulolo
KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono (kiri) dan Marsma TNI Rudolf P. Buulolo (kanan) usai upacara penyerahan jabatan Komandan Koharmatau. (Foto: Dok. Dispenau)

Penguatan itu dilakukan mulai dari tata kelola pemeliharaan dan manajemen suku cadang berbasis data; peningkatan kompetensi personel; hingga pembangunan budaya keselamatan dan penjaminan mutu (quality assurance) dalam setiap proses kerja.

"Kesiapan operasi hanya dapat diwujudkan apabila seluruh alutsista berada dalam kondisi optimal dan didukung sistem pemeliharaan yang kuat serta berkesinambungan," tegas Tonny dikutip dari siaran pers Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), Kamis (14/5).

Baca Juga: Danpaspampres Pimpin Sertijab, Komandan Grup B Paspampres dan Asops Danpaspampres Berganti

Ia menambahkan, keberhasilan tugas TNI AU tidak hanya ditentukan kemampuan tempur, tetapi juga kualitas pemeliharaan yang mampu menjaga keberlanjutan kekuatan udara secara konsisten.

Dengan peran strategis Koharmatau saat ini, KSAU optimistis Marsma TNI Rudolf, sebagai pimpinan baru Koharmatau, mampu membawa satuan ini semakin adaptif, profesional, dan siap menjawab tuntutan tugas di tengah percepatan perkembangan teknologi serta kebutuhan kesiapan operasi yang semakin dinamis. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.