HANKAM

KSAU Soroti Pentingnya Generasi Penerus yang Profesional dan Adaptif Hadapi Tantangan Udara Modern

KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono
KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono memberi motivasi dan berbagi inspirasi dengan siswa-siswi SMA Pradita Dirgantara. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono menegaskan bahwa perkembangan teknologi dan meningkatnya kompleksitas operasi udara telah menuntut TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk menyiapkan generasi penerus yang adaptif serta memiliki profesionalisme tinggi.

Baca Juga: Gelar Pembinaan Teritorial, Prajurit Buaya Putih Bangun Pondok Pesantren di Ciamis

Menurutnya, kesiapan sumber daya manusia (SDM) menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem pertahanan udara nasional. Hal tersebut juga sejalan dengan upaya modernisasi yang tengah digiatkan pemerintah melalui pengadaan beragam alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang canggih dan modern.

“Modernisasi kekuatan udara nasional tidak hanya ditentukan oleh kehadiran alpalhankam modern, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusia unggul yang mampu mengawaki dan mengembangkan kekuatan udara Indonesia di masa depan,” ungkap Marsekal Tonny di hadapan siswa-siswi SMA Pradita Dirgantara dalam kegitan bertajuk ‘Special Luncheon’ di Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (21/5).

siswa-siswi SMA Pradita Dirgantara
Acara ‘Special Luncheon’ yang dihadiri KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono di SMA Pradita Dirgantara. (Foto: Dok. Dispenau)

Pada kesempatan yang sama, KSAU juga memberikan motivasi serta berbagi inspirasi kepada para generasi muda Indonesia. Ia mengajak para siswa yang bercita-cita mengabdi kepada bangsa dan negara melalui TNI Angkatan Udara untuk mulai mempersiapkan diri sejak dini. Persiapan tersebut meliputi pembentukan karakter, disiplin, kemampuan akademik, serta kesiapan mental dalam menghadapi tantangan masa depan.

Baca Juga: Siswa Komando A-49 Digembleng dalam Latihan HTF, Takluklan Rintangan Tempur di Medan Hutan

“Melalui pembinaan generasi muda dan penguatan kualitas pendidikan, TNI Angkatan Udara terus mendorong lahirnya SDM unggul yang tidak hanya mampu menjaga kedaulatan udara nasional, tetapi juga siap menjadi bagian dari transformasi kekuatan udara Indonesia di masa depan,” tegas Tonny dikutip dari siaran pers Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), Jumat (22/5). (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.