HANKAM

KSAU Soroti Pentingnya C6ISR dan Peningkatan Kualitas SDM dalam Operasi Udara Modern

M. Tonny Harjono
KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono menutup Geladi Posko Latihan Angkasa Yudha 2025 di Seskoau. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono menegaskan pentingnya pengembangan serta pemanfaatan C6ISR sebagai tulang punggung (backbone) operasi udara modern.

C6ISR, yang mencakup Command, Control, Communication, Computers, Cyber, Combat System, Intelligence, Surveillance, and Reconnaissance, dinilai dapat menjadi faktor penentu keunggulan dalam peperangan masa kini maupun masa depan.

Baca Juga: Marinir Indonesia-AS Matangkan Persiapan Latma Keris Marex 2025 di Sidoarjo

Sejalan dengan itu, KSAU juga menekankan agar kualitas dan kemampuan sumber daya manusia (SDM) TNI AU terus ditingkatkan melalui pembinaan, pendidikan, maupun latihan berkelanjutan.

“Dorong peningkatan kemampuan sumber daya manusia agar setiap prajurit TNI Angkatan Udara memiliki profesionalisme, adaptabilitas, dan kesiapan mental yang sejalan dengan tuntutan peperangan masa depan,” tegas Marsekal Tonny dalam amanatnya saat menutup Geladi Posko Latihan Angkasa Yudha 2025 di Seskoau, Lembang, Bandung, Kamis (18/9).

Personel TNI AU
Personel TNI AU yang menghadiri penutupan Geladi Posko Latihan Angkasa Yudha 2025 di Seskoau. (Foto: Dok. Dispenau)

Pada kesempatan itu, KSAU juga menekankan bahwa latihan menjadi momentum penting untuk memperoleh pembelajaran berharga (lesson learned) untuk menyempurnakan doktrin, prosedur, dan kesiapan operasional TNI AU.

Baca Juga: Latma Manyar Indopura 2025, TNI AU dan RSAF Asah Kemampuan Evakuasi Korban

Sebagai Pimpinan Umum Latihan (Pimulat), Marsekal TNI Tonny meminta evaluasi menyeluruh terhadap seluruh rangkaian latihan mencakup aspek perencanaan, pelaksanaan, maupun pengakhiran.

“Kita menyadari masih terdapat berbagai kendala dan kekurangan dalam pelaksanaan. Evaluasi dapat menjadi bahan pembelajaran kolektif bagi seluruh unsur yang terlibat,” pesan Tonny dikutip dari siaran pers Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), Jumat (19/9). (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.