KSAU Soal Wacana Pembentukan Matra Siber TNI: Ini Penting dan Strategis

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono mengatakan, wacana pembentukan matra siber di tubuh TNI menjadi hal yang penting dan strategis bagi pertahanan negara.
Hal tersebut diungkap KSAU usai membuka secara resmi Seminar Komlek AU yang digelar di Mabesau, Jakarta, Rabu (9/10).
Baca Juga: TNI Beri Santunan untuk 45 Orang Pamdal dan Petugas Kebersihan di Monas
"Menurut saya, (matra) siber merupakan hal yang penting untuk kita kembangkan dan sudah perintah dari Presiden bahwa kita harus mengembangkan siber," kata Tonny kepada media.
Selaras dengan hal tersebut, Panglima TNI juga telah memberi arahan kepada semua pihak untuk bekerja sama. Dengan demikian, Indonesia diharapkan dapat memiliki angkatan/matra siber yang profesional dan andal untuk menjaga keamanan serta pertahanan siber negeri ini.
Sebagai salah satu unsur pertahanan di Indonesia, TNI Angkatan Udara (TNI AU) juga turut mempersiapkan sejumlah hal terkait pembangunan pertahanan siber, salah satunya dari sisi sumber daya manusia (SDM).
Baca Juga: KRI Wahidin Bawa Personel dan Pelajar dari Papua ke Pasifik Selatan
TNI AU berencana untuk membentuk skadron pendidikan (Skadik) Siber yang berlokasi di Bogor dan rencananya akan diresmikan oleh KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono pada Kamis (10/10).
"Jadi, di skadron pendidikan siber ini, kita akan menyiapkan personel-personel angkatan udara yang berkemampuan siber," pungkas Tonny. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































