HANKAM

KSAU Soal Ketahanan Pangan: Faktor Strategis dalam Menjaga Kedaulatan Negara dan Keutuhan Bangsa

KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono
KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono memimpin upacara peringatan HUT ke-79 TNI AU di Mabesau.(IDM/Septo Kun Wijaya)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono mengatakan bahwa ketahanan pangan menjadi salah satu faktor strategis dalam menjaga kedaulatan negara dan keutuhan bangsa.

“Saat ini negara-negara seperti Jepang, Filipina, dan Malaysia tengah mengalami krisis pangan yang menyebabkan lonjakan harga bahan pokok, serta dapat memperburuk inflasi dan mengganggu stabilitas nasional. Situasi ini menunjukkan bahwa ketahanan pangan merupakan faktor strategis dalam menjaga kedaulatan negara dan keutuhan bangsa,” kata Tonny saat memimpin upacara peringatan HUT ke-79 TNI AU di Mabesau, Rabu (9/4).

Baca Juga: Hadapi Dinamika Pertahanan, KSAU Ungkap TNI AU Butuh Alutsista Mutakhir dan Miliki Interoperabilitas Tinggi

TNI Angkatan Udara (TNI AU) diketahui telah melakukan sejumlah langkah strategis untuk berperan aktif dan membantu pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Langkah-langkah yang telah dilakukan di antaranya dengan mengelola dan mengoptimalkan lahan yang dimiliki oleh setiap pangkalan udara TNI AU (lanud) menjadi lahan produktif untuk pertanian, serta memberi pendampingan kepada para petani binaan.

HUT ke-79 TNI AU
Upacara peringatan HUT ke-79 TNI AU yang digelar di Mabesau dan dipimpin oleh KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono. (IDM/Septo Kun Wijaya)

Selain ketahanan pangan, KSAU juga menyebut bahwa akses terhadap makanan bergizi juga menjadi prioritas dalam membangun generasi yang produktif, inovatif, dan kompetitif sebagai kunci utama keberhasilan visi Indonesia Mas 2045.

Baca Juga: Pesan KSAD Kepada Personel TNI AD Usai Libur Lebaran

“Sebagai garda terdepan pertahanan negara, TNI Angkatan Udara memiliki peran penting melalui strategi defense supporting economy dalam mendukung langkah-langkah tersebut. Sinergi antara pertahanan yang kuat, ketahanan pangan yang kokoh, serta generasi penerus yang unggul akan menjadi landasan utama bagi Indonesia untuk terus maju dan menghadapi tantangan global di masa depan,” pungkas Tonny. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.