KSAU Serahkan Bantuan Randis untuk Dukung Operasional Jajaran TNI AU

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo menyerahkan bantuan tiga unit kendaraan dinas (Randis) yang diberikan secara simbolis di Mabesau, Cilangkap, Jakarta, Jumat (22/3).
"Kendaraan dinas yang diserahkan ini bertujuan untuk mendukung dan memperlancar operasional satuan jajaran TNI Angkatan Udara (TNI AU)," tulis TNI AU.
Baca Juga: Prajurit TNI AL Gelar Patroli di Kawasan Konservasi Perairan Fakfak
KSAU berpesan agar Randis yang telah diberikan dapat dirawat dengan sebaik-baiknya, sehingga mampu meningkatkan kinerja serta motivasi dalam melaksanakan tugas.

Melansir keterangan TNI AU dari keterangan foto di instagram @militer.udara, Sabtu (23/3), disebutkan, ketiga bantuan Rantis tersebut masing-masing diserahkan kepada Komandan Batalyon Kesehatan (Danyonkes) Letkol Kes Whiko Irwan; Komandan Detasemen TNI AU Wamena (Danden Wamena) Letkol Pnb Imron Fathir; serta Komandan Batalyon Komando (Danyonko) 468 Pasgat Letkol Pas Efendi Hermawan.
Baca Juga: Bantu Masyarakat Palembang yang Terdampak Banjir, Lanud SMH Bagi Ratusan Paket Sembako
Adapun jenis Rantis yang diserahkan KSAU adalah Mitsubishi New Triton Double Cabin HDX 2.5 4x4 MT; Mitsubishi New Triton Single Cabin HDX 2.5 4x4 MT; dan Toyota Hilux Double Cabin 4x4 E DSL MT. (yas)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































