KSAU Sematkan Wing Kehormatan Penerbang TNI AU kepada Lima Perwira RSAF

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono menyematkan Wing Kehormatan Penerbang TNI Angkatan Udara (TNI AU) kepada lima perwira Angkatan Udara Singapura (Republic of Singapore Air Force/RSAF).
Prosesi penyematan wing kehormatan itu berlangsung dalam acara bertajuk “The Bilateral Interaction Games and Honorary Wing Exchange” yang digelar di Jakarta, Selasa (29/9).
Baca Juga: Kostrad Gelar Pelatihan Pesawat Nirawak dan Mengesan Jejak di Seluruh Satuan
Wing Kehormatan Penerbang TNI AU diberikan kepada lima perwira RSAF sebagai bentuk apresiasi serta penghargaan atas kontribusi mereka dalam mempererat hubungan serta kerja sama kedua di antara kedua angkatan udara.

Selaras dengan itu, penghargaan yang sama juga menjadi komitmen kedua pihak untuk terus membangun hubungan melalui berbagai interaksi dan kegiatan bersama.
Baca Juga: Canggih! Mobil Komunikasi Hilux Marinir Mampu Bikin Jaringan Sinyal Sendiri
“Momentum tersebut juga memperluas ruang interaksi antarpersonel, mempererat komunikasi, dan menumbuhkan saling pengertian yang menjadi bagian penting dalam menjaga hubungan kerja sama TNI AU dan RSAF,” jelas Kadispenau Marsma TNI I Nyoman Suadnyana dikutip dari siaran pers Dispenau, Kamis (1/10).
Adapun daftar nama kelima perwira RSAF itu, yakni Head Air Intelligence Colonel Fu Rantai Benjamin dan Head PiXEL Colonel Jeffrey Ng. Tiga nama lainnya adalah Commander Air Operations Control Group Colonel Ng Swee Hoe, Deputy Head Air Operations (Strategies and Plan) Colonel Goh Chee Kian Matthew, dan Commander Helicopter Group Colonel Oh Chun Keong.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































