KSAU Sematkan Penghargaan Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama kepada Wamenhan

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo menyematkan penghargaan Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama kepada Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI, Letjen TNI (Purn.) M. Herindra.
Penganugerahan bintang kehormatan itu dilakukan di Mabesau, Cilangkap, Jakarta, Jumat (3/11) dan dipimpin langsung oleh KSAU.
Baca Juga: KSAL: Seskoal Harus Kembangkan Kajian Keamanan Maritim
Melansir keterangan TNI AU dalam keterangan foto instagram @militer.udara dijelaskan, anugerah Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama merupakan wujud penghargaan yang diberikan oleh pemerintah Indonesia kepada pejabat dan prajurit TNI AU yang telah menunjukkan kemampuan dan jasa luar biasa untuk kemajuan serta pembangunan TNI AU.

"Penganugerahan bintang kehormatan ini berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 31/TK/Tahun 2023, Nomor 94/TK/Tahun 2023 dan Nomor 104/TK/Tahun 2023 tentang penganugerahan tanda kehormatan Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama," tulis TNI AU.
Baca Juga: TNI AU dan TUDM Gelar Rapat Patroli Udara Terkoordinasi Malindo Siri II 2023
Selain Wamenhan RI, 14 perwira tinggi (Pati) TNI AU juga mendapatkan bintang kehormatan yang sama. Belasan perwira tinggi itu merupakan Pati TNI AU dengan pangkat bintang dua, Marsekal Muda (Marsda). (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































