KSAU: Ruang Siber jadi Domain Kelima Peperangan

Jakarta, IDM – Ruang siber saat ini sudah berkembang menjadi domain kelima peperangan yang berperan dalam menentukan keberhasilan operasi modern.
Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI M. Tonny Harjono, saat menerima penghargaan Adibhakti Sanapati dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Rabu (18/2).
“Kegagalan mengamankan domain siber, khususnya pada fase awal konflik, dapat berdampak langsung terhadap efektivitas operasi di medan nyata,” terang Tonny dikutip dari laman TNI AU, Kamis (19/2).
Baca Juga: Perkuat Unsur Korpasgat, TNI AU Dukung Pemulihan Keamanan dan Konektivitas Bandara Korowai Batu
Tonny menambahkan, berbagai konflik global yang saat ini terjadi menunjukkan serangan siber sering dilakukan sebelum serangan fisik, baik melalui serangan terbuka maupun infiltrasi senyap jangka panjang.
“Serangan tersebut berpotensi melumpuhkan sistem komunikasi serta memengaruhi pengambilan keputusan strategis,” kata Tonny.
Ia mengatakan, pertahanan siber bukan soal persoalan teknis saja, melainkan bagian dari kesiapsiagaan pertahanan udara nasional.
Baca Juga: Paham Aturan Hukum, Warga Perbatasan Serahkan Senjata ke TNI AD
Untuk itu, TNI AU terus meningkatkan kemampuan siber melalui pengembangan sumber daya manusia, penguatan organisasi dan satuan siber, peningkatan sistem deteksi dan respons ancaman, serta integrasi domain siber dalam latihan dan operasi multi-domain. Sehingga, kolaborasi lintas sektor menjadi signifikan dalam menghadapi dinamika ancaman siber yang semakin kompleks.
“Sinergi TNI Angkatan Udara dan BSSN diharapkan terus diperkuat melalui kolaborasi strategis,” kata Tonny.
Kolaborasi ini antara lain pengembangan sumber daya manusia, modernisasi keamanan siber, serta integrasi penanganan insiden untuk meningkatkan ketahanan nasional menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks dan dinamis. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































