KSAU Rotasi Tiga Jabatan Strategis TNI AU

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P. memimpin serah terima jabatan tiga jabatan strategis TNI AU, di gedung IG. Dewanto, Auditorium, Denma Mabesau, Senin (5/4/2021).
Serah terima jabatan dilaksanakan berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/255/III/2021 tanggal 24 Maret 2021 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan di dalam jabatan di lingkungan TNI.
Adapun tiga jabatan yang diserahterimakan adalah Kepala Dinas Survei dan Pemotretan Udara Angkatan Udara (Kadissurpotrudau) dari Marsma TNI I Made Susila A. kepada Marsma TNI Umar Fathurrohman, S.I.P., M.Si., M.Tr. (Han), Kepala Dinas Pengembangan Operasi TNI Angkatan Udara (Kadisbangopsau) dari Marsma TNI Engkus Kuswara kepada Marsma TNI Made Susila A, dan Ka RSPAU dr. S. Hardjolukito dari Marsma TNI dr. Swasono R., Sp. THT., M.Kes kepada Kolonel Kes dr Mohamad Rowi, Sp.S.,.
Kegiatan serah terima jabatan ditandai dengan pengambilan sumpah jabatan, penyematan tanda jabatan, dan penandatangan pakta integritas serta berita acara sertijab.
Pada acara tersebut juga hadir Irjenau, Asrena Kasau, Asintel Kasau, Asops Kasau, Aspers Kasau, Aslog Kasau, Aspotdirga Kasau, Kapuslaiklambangjaau, Danpuspomau, Kadispamsanau, Kadisopslatau, Kadiskesau, Kadisminpersau, Kadisbintalidau, dan Kadiskumau. (nhn)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































