HANKAM

KSAU Resmikan Baseops Barat Lanud Sam Ratulangi, Tingkatkan Kesiapan Operasional TNI AU

Peresmian Baseops Barat Lanud Sam Ratulangi.
KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono melakukan kunjungan kerja ke Manado dan meresmikan Baseops Barat Lanud Sam Ratulangi. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono meresmikan Baseops Barat Lanud Sam Ratulangi saat melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Manado, Jumat (14/2).

Peresmian Baseops Barat ini menjadi langkah strategis TNI Angkatan Udara (TNI AU) dalam memperkuat dukungan logistik dan meningkatkan kesiapan operasional penerbangan, khususnya di kawasan timur Indonesia.

Baca Juga: TNI Kawal 225 PMI yang Dideportasi dari Malaysia

“Kesiapan operasional yang optimal adalah kunci utama dalam menjaga kedaulatan udara. Baseops Barat ini akan meningkatkan efisiensi dukungan bagi operasi udara di wilayah timur, serta memperkuat peran Lanud Sam Ratulangi sebagai pangkalan strategis TNI AU,” ungkap KSAU dalam sambutannya yang dikutip dari Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), Sabtu (15/2).

Lebih lanjut disampaikan, pembangunan Baseops Barat Lanud Sam Ratulangi menjadi bukti nyata sinergitas TNI Angkatan Udara dengan Pemerintah Daerah yang telah terjalin dengan sangat baik.

KSAU.
(Foto: Dok. Dispenau)

“Kami mengucapkan terima kasih dukungan dan bantuan yang telah diberikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta semua pihak yang telah berpartisipasi,” ujar Tonny.

Ia berharap agar gedung yang telah dibangun ini dapat digunakan dengan baik untuk mendukung operasional penerbangan dan segala sarana prasana gedung dapat terjaga dengan baik, sehingga dapat berfungsi secara maksimal.

Baca Juga: Komandan KRI Diponegoro Cerita Tugas di Lebanon saat Eskalasi Konflik

Usai peresmian, KSAU berkesempatan untuk meninjau langsung fasilitas Baseops Barat dan memastikan kesiapan infrastruktur serta dukungan teknisnya.

Selanjutnya, Marsekal TNI Tonny menerima paparan dari Komandan Lanud Sam Ratulangi mengenai pencapaian serta tantangan yang dihadapi dalam operasional pangkalan. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.