HANKAM

KSAU Minta Danseskoau Kembangkan Pendidikan yang Adaptif terhadap Teknologi Militer

KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono
KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono menyerahkan pataka Seskoau kepada Marsda TNI Jorry S. Koloay sebagai pejabat Danseskoau yang baru. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono berpesan agar Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Danseskoau) dapat mengembangkan pendidikan yang adaptif terhadap kemajuan teknologi militer.

Pesan itu disampaikan KSAU dalam amanatnya saat memimpin upacara penyerahan jabatan Danseskoau kepada pejabat yang baru, yaitu Marsda TNI Jorry S. Koloav di Seskoau, Lembang, Bandung, Senin (11/8).

Baca Juga: TNI AD Beberkan Motif Kematian Prada Lucky

Tonny menekankan, kompleksitas ancaman global seperti konflik terbuka di berbagai kawasan, hingga kemajuan teknolog disruptif seperti kecerdasan buatan, drone, hingga quantum sensing telah mengubah pola peperangan modern.

KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono
KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono memimpin upacara penyerahan jabatan Komandan Seskoau. (Foto: Dok. Dispenau)

Keberhasilan operasi udara, lanjut Tonny, tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada sumber daya manusia yang adaptif, unggul, serta visioner. Untuk itu, sebagai lembaga pendidikan tertinggi TNI AU, Seskoau harus membekali para perwira dengan ilmu dan praktik yang relevan.

Baca Juga: Kasus Kematian Prada Lucky, TNI AD Sebut 20 Prajurit Jadi Tersangka

Marsekal TNI Tonny kemudian menyoroti bagaimana Seskoau berperan penting dalam membentuk perwira yang mahir dalam operasi udara, mampu berpikir strategis, memiliki integritas, serta mampu bersinergi lintas matra.

“Tumbuhkan budaya akademik yang inklusif, berbasis nilai kebangsaan, serta mendorong pemikiran strategis yang antisipatif,” tegas Tonny, dikutip dari siaran pers Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau). (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.