KSAU Hadiri ASEAN Air Chiefs Conference, Bahas Strategi Komprehensif untuk Menjaga Stabilitas di Kawasan

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono menghadiri ASEAN Air Chiefs Conference (AACC) ke-21 yang digelar di Siem Reap, Kamboja, Minggu (15/9).
Momentum pertemuan para pimpinan angkatan udara se-ASEAN tersebut dimanfaatkan untuk membahas strategi komprehensif untuk menjaga stabilitas keamanan kawasan di tengah dinamika geopolitik yang kompleks serta terus berkembang.
Baca Juga: Indonesia-Australia Siapkan Skenario Pendaratan Amfibi Modern untuk Latgabma Keris Woomera 2024
“Berbagai tantangan yang dihadapi kemudian mendorong perlunya pendekatan yang holistik, di mana tidak hanya melibatkan aspek militer, tetapi juga aspek diplomasi,” ungkap TNI AU dikutip Selasa (17/9).
Selain itu, AACC ke-21 turut membahas perihal pentingnya modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) serta peningkatkan interoperabilitas agkatan udara negara-negara di ASEAN.
Baca Juga: 5 Bonanza TNI AL Akan Unjuk Formasi dan Manuver di Bali Airshow
Selaras dengan fokus pembahas tersebut maka dapat membuka peluang bagi Indonesia untuk memperluas kerja sama bilateral serta multilateral di bidang pertahanan dengan negara-negara di kawasan Asia Tenggara. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































