HANKAM

KSAU Dorong 154 Paja TNI AU jadi Lifelong Learner : Kembangkan Kompetensi Diri

KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono
KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono memberi pembekalan kepada 154 perwira remaja (Paja) TNI AU lulusan Akademi Angkatan Udara. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono mendorong 154 perwira remaja (Paja) TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk menjadi lifelong learner atau pembelajar sepanjang hayat sebagai bekal untuk meningkatkan kualitas pengabdian kepada TNI AU, bangsa, dan negara.

Pesan tersebut disampaikan Tonny saat memberikan pembekalan kepada ratusan Paja lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) Tahun 2026 di Mabesau, Cilangkap, Jakarta, Rabu (22/7).

Baca Juga: TNI AD Serentak Resmikan 52 Jembatan di Jawa Tengah, 313 Menyusul

Menurut Tonny, semangat untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat harus diwujudkan dengan terus mengembangkan kompetensi diri. “Bekal ilmu pengetahuan, disiplin, dan kepemimpinan yang diperoleh selama menempuh pendidikan di AAU harus terus diperkaya melalui kemauan belajar, keterbukaan menerima masukan, serta kemampuan membangun komunikasi yang baik,” pesan dia.

Foto bersama
Foto bersama KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono beserta para pejabat TNI AU dan 154 perwira remaja (Paja) TNI AU lulusan Akademi Angkatan Udara. (Foto: Dok. Dispenau)

Ia kemudian menjelaskan, proses belajar tersebut tidak berhenti setelah seorang taruna dilantik menjadi perwira. Sebaliknya, pelantikan merupakan awal dari perjalanan pengabdian yang akan diwarnai berbagai tantangan dan tanggung jawab, sehingga setiap perwira dituntut untuk terus meningkatkan kapasitas dirinya.

Baca Juga: Intip Prajurit Paspampres Latihan Bomb Blanket, Anti-Drone dan Ballistic Blanket

Dalam proses tersebut, lanjut Tonny, integritas, profesionalisme, dan kemampuan menjadi fondasi utama yang harus dibangun sejak awal penugasan. Menurutnya, kualitas seorang perwira tidak hanya ditentukan oleh bekal pendidikan, tetapi juga oleh karakter, kinerja, dan kemauan untuk terus berkembang.

Seluruh nilai tersebut juga sejalan dengan semangat Reach Higher to Serve Better yang menjadi pedoman bagi setiap prajurit untuk terus meningkatkan kapasitas diri sekaligus kualitas pengabdian. " Reach Higher to Serve Better. Terus tingkatkan kualitas diri. Terus belajar. Terus mengisi diri dengan ilmu pengetahuan," pesan KSAU dikutip dari siaran pers Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), Kamis (23/7).

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.