KSAU Bagikan 12.000 Paket Sembako Kepada Warga Mabesau

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., membagikan bingkisan sembako kepada prajurit dan PNS TNI AU yang berdinas aktif di Mabesau. Penyerahan sembako ini berlangsung di Denma Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur. Jumat (7/5/2021).
KSAU menyampaikan, acara pembagian bingkisan sembako bagi warga Mabesau ini merupakan tradisi yang sangat baik dalam berbagi kebahagiaan Idulfitri.
"Alhamdulillah tahun ini kita membagikan 12.000 paket sembako kepada seluruh prajurit, PNS dan honorer yang kesehariannya berdinas di Mabesau," ujar KSAU.
KSAU berharap, pembagian sembako ini juga dapat menambah kebahagiaan dan dapat meringankan kebutuhan seluruh warga Mabesau dalam menyambut Idulfitri.

Dalam upaya mendukung pemerintah untuk memutus penyebaran rantai Covid-19, KSAU juga mengingatkan seluruh warga Mabesau agar tidak melaksanakan mudik pada lebaran tahun ini.
“Dengan menahan diri tidak pulang ke kampung halaman, berarti kita turut membantu mengurangi penyebaran wabah Covid-19,” jelas KSAU.
KSAU menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada semua pihak, terutama Induk Koperasi TNI AU dan sejumlah mitra perbankan yang telah memberikan perhatiannya kepada warga Mabesau. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































