HANKAM

KSAU Apresiasi Penampilan Tim Demo Udara Peringatan HUT ke-79 TNI

KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono
KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono mengapresiasi penampilan tim demo udara HUT ke-79 TNI. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono mengapresiasi penampilan tim demo udara peringatan HUT ke-79 TNI pada 5 Oktober 2024 lalu.

Hal tersebut disampaikan KSAU saat bertemu dengan para pihak yang terlibat dalam tim demo udara HUT TNI di Terminal Selatan Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (5/10).

"KSAU juga menyatakan rasa bangga atas penampilan luar biasa tim demo udara selama HUT ke-79 TNI, yang menampilkan profesionalisme, dedikasi, serta semangat juang tinggi," tulis Dispenau dalam keterangan resminya dikutip Senin (7/10).

Baca Juga: HUT ke-79 TNI, Jokowi Minta Prajurit Terus Beradaptasi dan Perbaiki Diri

Pada demo udara tahun ini, TNI AU kembali mengerahkan ratusan alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang mereka miliki, mulai dari pesawat tempur, pesawat angkut, hingga helikopter.

Adapun pesawat-pesawat yang dikerahkan adalah F-16 Fighting Falcon; Sukhoi SU-27/30; T-50i Golden Eagle; Hawk 100/200; dan EMB 314 Super Tucano.

Selanjutnya terdapat pesawat Boeing 737 200/400/800; Falcon 8X; C-130J Super Hercules; C-130 Hercules; KC-130 Hercules; H-225M Caracal; dan NAS 332 Super Puma.

Baca Juga: Sukacita Masyarakat Menyaksikan Aksi Prajurit Hingga Manuver JAT di HUT ke-79 TNI

Pesawat-pesawat lainnya adalah Cassa C-212/C-212i; CN-295; CN-235; EC-120 Colibri; KT-1B Wong Bee; Grob G120 TP, Cessna 182/183, serta Dauphin SAR.

Pesawat tempur TNI AU
Pesawat tempur TNI AU yang tampil di peringatan HUT ke-79 TNI. (Foto: Dok. Dispenau)

Dalam menjalankan misinya, pesawat-pesawat tersebut diberangkatkan dari tiga pangkalan aju, yakni Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta; Lanud Husein Sastranegara Bandung; dan Lanud Atang Sendjaja Bogor untuk menuju kawasan Monumen Nasional (Monas).

Selama demo udara, berbagai formasi dan manuver udara ditampilkan mulai dari Cessna Flight, Jupiter Aerobatic Team, Flypast, Dog Fight, dan Bomb Burst, yang diakhiri dengan manuver Hi Speed Pass sebelum kembali ke pangkalan aju masing-masing.

Baca Juga: Cerita Prajurit Peserta Parade HUT ke-79 TNI, Melatih Kompak Jadi Tantangan Tersulit

"Demo udara ini menunjukkan refleksi dari kesiapan dan kekuatan TNI Angkatan Udara dalam menjaga kedaulatan negara yang selalu adaptif di dalam perubahan lingkungan strategis; modernisasi alutsista yg berkelanjutan; profesional dalam melaksanakan tugas; unggul di dalam melaksanakan visi dan misi; dan humanis di dalam berinteraksi dengan masyarakat," jelaz Dispenau. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.