HANKAM

KSAU Apresiasi Capaian dan Penampilan Penerbang TNI AU dalam Latihan Pitch Black 2026

KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono
KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono saat memberikan pengarahan kepada para personel TNI AU yang mengikuti Latihan Pitch Black 2026 di Darwin, Australia. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono mengapresiasi berbagai capaian para penerbang TNI Angkatan Udara (TNI AU) yang ambil bagian dalam latihan multinasional Pitch Black 2026 di Darwin, Australia.

Menurut KSAU, performa yang ditunjukkan para penerbang TNI Angkatan Udara mencerminkan kemampuan mereka untuk beradaptasi dengan lingkungan latihan internasional, menampilkan kinerja terbaik, serta mengaplikasikan kompetensi yang dimiliki dalam berbagai skenario operasi udara.

Baca Juga: TNI AU-RAAF Jajaki Peluang Kerja Sama di Bidang Operasional dan Pengembangan SDM

Berdasarkan siaran pers Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) yang dikutip Selasa (4/8), TNI AU mengerahkan lima pesawat tempur T-50i Golden Eagle dari Skadron Udara 15 beserta personel pendukung untuk mengikuti latihan yang melibatkan angkatan udara dari 20 negara tersebut.

KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono
KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono meninjau langsung pelaksanaan Latihan Pitch Black 2026 di Darwin, Australia. (Foto: Dok. Dispenau)

Bagi TNI AU, Latihan Pitch Black 2026 menjadi sarana untuk memperluas pengalaman operasional, meningkatkan interoperabilitas dan kemampuan operasi udara, sekaligus mengasah kesiapan personel dalam menghadapi berbagai dinamika operasi udara modern yang terus berkembang.

Baca Juga: Profil Brigjen TNI Irsyad Hamdie Bey Anwar, Resmi jadi Danpuspomad

Untuk itu, Marsekal Tonny mendorong seluruh personel dapat memanfaatkan setiap rangkaian latihan sebagai kesempatan untuk menunjukkan profesionalisme TNI AU di forum internasional.

“Keikutsertaan Skadron Udara 15 dalam Exercise Pitch Black 2026 menjadi kesempatan untuk memperkaya pengalaman operasional, memperkuat kemampuan, serta meningkatkan kesiapan personel menghadapi berbagai skenario operasi udara di lingkungan internasional,” tegas Tonny kepada para personel saat meninjau langsung latihan tersebut di Australia, Senin (3/8).

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.