HANKAM

KSAL Tinjau Latihan Denjaka, Kopaska, Taifib di Dabo Singkep

KSAL Laksamana Muhammad Ali
KSAL Laksamana Muhammad Ali meninjau langsung Latopdukpasus 2024 di Pantai Todak, Dabo Singkep, Kepulauan Riau, Sabtu (14/12). (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali meninjau latihan operasi dukungan pasukan khusus (Latopdukpasus) 2024, di Pantai Todak, Dabo Singkep, Kepulauan Riau, Sabtu (14/12).

Tiga satuan pasukan khusus TNI AL yang terdiri dari Detasemen Jalamangkara (Denjaka), Komando Pasukan Katak (Kopaska), dan Intai Amfibi (Taifib) melaksanakan materi latihan pendaratan khusus, sterilisasi area pantai dan demolisi, terjun tempur, infiltrasi khusus (rubber duck), dan turun cepat dari helikopter menggunakan tali (fast roping).

Pada kesempatan tersebut, Ali menjelaskan Latopdukpasus yang menggabungkan ketiga pasukan khusus TNI AL ini bertujuan meningkatkan profesionalisme prajurit dan mengasah keterampilan tempur seperti terjun free fall, helly rapling hingga fast rope dari helikopter.

Baca Juga: TNI AL Tempatkan Harbour Tug Baru di Lantamal IV Batam

Dia menekankan, pasukan khusus TNI AL harus memiliki profesionalitas dan skill yang tinggi sebagai pasukan khusus laut.

"Yang jelas pasukan harus memiliki skill dan profesionalitas yang tinggi sebagai pasukan khusus laut. Harapannya dalam setiap operasi, kita bisa terus bersinergi," ujar Ali, dikutip dari keterangan Dispenal di Jakarta, Senin (16/12).

KSAL Laksamana Muhammad Ali
(Foto: Dok. Dispenal)

Ali juga menyampaikan, Latopdukpasus merupakan rangkaian dari latihan operasi laut gabungan yang sebelumnya dilaksanakan di Perairan Karimunjawa dengan menembakkan rudal Exocet MM40 B3 terhadap sasaran darat yang baru pertama kali dilaksanakan.

Baca Juga: TNI Kerahkan 79.247 Personel, Amankan Nataru 2024/2025 di Daerah Rawan

"Operasi laut gabungan ini ditutup dengan latihan operasi laut khusus dari prajurit petarung Denjaka, Taifib, dan Kopaska," tutup Ali.

Adapun masing-masing pasukan khusus TNI AL memiliki spesialisasinya tersendiri, seperti Denjaka yang merupakan satuan gabungan antara personel Kopaska dan Taifib di mana telah melalui pendidikan penanggulangan teror aspek laut.

Kemudian, Kopaska yang mempunyai spesialisasi peperangan laut khusus sedangkan Taifib mempunyai kemampuan dalam operasi pengintaian amfibi dan pengintaian khusus. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.