KSAL Terima Laporan Kenaikan Pangkat Tiga Pati TNI AL

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., didampingi Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) KSAL Laksamana Muda TNI Muhammad Ali, S.E., M.M., dan Asisten Personel (Aspers) Laksamana Muda TNI I Nyoman Mandra, M.Sc., CHRMP., menerima Laporan Korps Kenaikan Pangkat (Kenkat) satu tingkat lebih tinggi tiga Perwira Tinggi (Pati) TNI Angkatan Laut, bertempat di Gedung Utama, Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (18/11).
Ketiga Pati yang menerima kenaikan pangkat yaitu Asisten Logistik (Aslog) KSAL Laksamana Muda TNI Puguh Santoso, S.E., M.M., Kepala Dinas Pengadaan Angkatan Laut (Kadisadal) Laksamana Pertama TNI Maman Rohman, S.T., M.Han., dan Kepala Dinas Perawatan Personel Angkatan Laut (Kadiswatpersal) Laksamana Pertama TNI Taufik Arief, S.T., M.M. Kenaikan pangkat tersebut berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin/2666/XI/2020 tanggal 17 November 2020 tentang Kenaikan Pangkat ke dan dalam Golongan Perwira Tinggi TNI.
Sebelumnya, tiga Pati TNI AL tersebut telah mengikuti acara Laporan Kenkat bersama 3 Pati TNI AD dan 5 Pati TNI AU lainnya yang dipimpin langsung oleh Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P., di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur. (rgp/wan)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































