KSAL : Tanpa Logistik Pertempuran Sulit Dimenangkan

Jakarta, IDM-- "Logistik tidak memenangkan pertempuran, akan tetapi tanpa logistik pertempuran akan sulit untuk dimenangkan," demikian disampaikan Kepala Staff Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E.,M.M., saat memberikan sambutan pada acara peletakkan batu pertama pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar TNI (SPBT) Terpadu I TNI AL di Komplek Komando Daerah Maritim (Kodamar) Sunter, Jakarta Utara, Selasa (09/11).
SPBT merupakan salah satu sarana penyedia logistik cair (bahan bakar, minyak pelumas) dalam menyiapkan kekuatan alutsista maupun personel baik di pangkalan maupun medan operasi dalam masa damai dan perang. Kesiapan infrastruktur merupakan kebutuhan dan tuntutan pokok sekaligus dapat digunakan sebagai indikator kesiapan kesatuan.
Menurut KSAL bahwa pembangunan SPBT tersebut merupakan bentuk upaya TNI dalam rangka menjawab tantangan dalam mempertahankan kedaulatan negara serta menjamin terciptanya keamanan maritim, maka TNI Angkatan Laut harus memiliki kemampuan dan kesiapan tempur yang mumpuni yang perlu ditunjang infrasrtuktur logistik yang baik.

Laksamana Yudo Margono berharap dengan dibangunnya SPBT Terpadu tersebut, pengelolaan bahan bakar di lingkungan TNI Angkatan Laut semakin efektif, transparan dan akuntabel sehingga memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kesiapsiagaan prajurit yang berdampak pada kinerja dalam menjalankan tugas pokok TNI Angkatan Laut.
“SPBT Terpadu ini juga akan memberikan semangat baru dalam menyongsong terulangnya kejayaan maritim di masa lampau dengan terus berupaya membangun kekuatan Angkatan Laut di wilayah pangkalan,” pungkas Kasal.
SPBT Terpadu I TNI AL yang akan dibangun di atas lahan seluas 3.380 meter persegi ini nantinya akan menggabungkan seluruh SPBT di Komplek TNI AL Sunter menjadi satu titik dengan dilengkapi fasilitas grade A atau setara dengan SPBU rest area jalan tol. Pembangunannya direncanakan akan rampung dalam 120 hari.
Sementara itu, kepada para wartawan KSAL menambahkan bahwa SPBT Terpadu semacam ini nantinya juga akan dibangun di Surabaya, karena di wilayah tersebut TNI AL memiliki beberapa Kesatuan diantaranya Koarmada II, Pasmar-2, Kodiklatal, Lantamal V, Puspenerbal dan lainnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Para Pejabat Utama Mabesal, Direktur Pemasaran Pusat & Niaga PT. Pertamina Patra Niaga Bapak Riva Siahaan selaku Subholding Commercial & Trading PT. Pertamina (Persero), dan undangan lainnya.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































