KSAL Singapura Terima Tanda Kehormatan "Bintang Jalasena Utama"

Jakarta, IDM – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto yang didampingi oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, memberikan tanda kehormatan "Bintang Jalasena Utama" kepada KSAL Singapura Laksamana Sean Wat Jianwen, di Mabesal, Cilangkap, Jakarta, Rabu (19/3).
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama I.M Wira Hady, mengatakan Bintang Jalasena Utama merupakan tanda kehormatan kepada seseorang yang telah menunjukkan kemampuan, kebijaksanaan, dan jasa luar biasa melebihi panggilan kewajiban untuk kemajuan TNI AL.
Baca Juga: Dankormar kepada 320 Prajurit Muda Marinir: Kompeten terhadap Ancaman Keamanan Maritim
"Tanda kehormatan ini adalah penganugerahan yang luar biasa dari pemerintah RI atas kerja sama dan hubungan yang terjalin baik antara TNI AL dan Angkatan Laut Singapura dalam menjaga keamanan laut internasional," kata Wira dalam keterangannya.
Dalam kerja sama latihan, TNI AL dan Angkatan Laut Singapura telah menggelar beberapa latihan bersama dan turut berpartisipasi dalam menjaga keamanan maritim.
"Seperti patroli terkoordinasi Indonesia-Singapura (Patkor Indosin), Eagle Indopura, Joint Minex Pandu hingga Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2025," lanjut Wira.
Pada pekan lalu, Ali juga menerima penghargaan Meritorious Service Medal atau "Pingat Jasa Gemilang" yang disematkan oleh Menteri Pertahanan Singapura Ng Eng Han, di Singapura, Kamis (13/3).
Baca Juga: Lolos Pendidikan, 320 Prajurit Resmi Sandang Baret Ungu Marinir
Adapun Pingat Jasa Gemilang adalah penghargaan dan medali nasional Singapura yang didirikan pada 1962. Penghargaan ini diberikan kepada seseorang yang memiliki dedikasi serta kemampuan dalam menjalankan tugas.
"Dalam hal ini (penyematan Pingat Jasa Gemilang) kontribusi besar KSAL terhadap peningkatan hubungan dan kerja sama antara TNI AL dengan Angkatan Laut Singapura (RSN)” ungkap Wira. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































