KSAL Sertijab 3 Jabatan TNI AL, Mayjen Nur Alamsyah Resmi Pimpin Kodiklatal

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, memimpin sertijab tiga pejabat, salah satunya Mayjen (Mar) Nur Alamsyah sebagai Komandan Komando Pendidikan dan Pengembangan TNI AL (Dankodiklatal), Mabesal, Jakarta, Kamis (26/10).
Letjen (Mar) Suhartono yang sebelumnya menjabat sebagai Dankodiklatal, menyerahkan jabatan tersebut kepada Nur Alamsyah yang tadinya memegang tongkat komando Komandan Korps Marinir (Dankormar).
Baca Juga: KSAU Pimpin Sertijab 3 Jabatan Strategis di TNI AU
"Serah terima jabatan ini adalah hal-hal rutin dan kegiatan regenerasi kepemimpinan dari organisasi-organisasi di jajaran TNI AL untuk meremajakan dan juga meningkatkan kualitas dan kemampuan dari organisasi tersebut," kata Ali.

Selain jabatan Dankodiklatal, Ali juga memimpin sertijab Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Danpuspenerbal) dari Laksamana Muda Imam Musani kepada Laksamana Pertama Sisyani Jaffar yang sebelumnya menjabat staf khusus KSAL.
Baca Juga: Hadapi Peperangan Modern, TNI AL Berencana Kembangkan Skuadron UAV Puspenerbal
Sedangkan untuk jabatan Gubernur Akademi Angkatan Laut (AAL) diserahkan oleh Mayjen (Mar) Endi Supardi kepada Laksamana Muda Supardi yang sebelumnya sebagai Wakil Dankodiklatal.
"Diharapkan dapat melanjutkan program yang telah berjalan serta memberikan kontribusi yang positif dan lebih besar kepada organisasi," ujar Ali. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































