KSAL Serahkan Santunan Korban Kebakaran Rumdis TNI AL di Palembang

Jakarta, IDM - Kepala Staf Tentara Nasional Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, menyerahkan santunan kepada korban kebakaran rumah dinas (Rumdis) TNI AL Arafuru Palembang, Jumat (6/1).
Diwakili oleh Kepala Dinas Fasilitas Pangkalan Angkatan Laut (Kadisfaslanal) Laksamana Pertama TNI Eko Sunarjanto, santunan berupa bantuan dana diberikan kepada Serda Bah Sunarto dan Warakawuri ibu Halimah.
"Saat ini para korban sangat membutuhkannya untuk mengganti beberapa kebutuhan, seperti pakaian dan kebutuhan pokok lainnya yang turut terbakar pada saat kejadian," ujar Eko dikutip dari keterangan Dispenal, Sabtu (7/1).
Pihak Lanal Palembang dan Dinas Sosial Kota Palembang juga turut membantu meringankan kebutuhan korban dengan memberikan kebutuhan sehari-hari dan tempat tinggal (rumdis) pengganti yang juga berada di dalam lokasi kejadian.
Baca: KSAD Bagi Vitamin HB-Vit 500, Suplemen untuk Babinsa di Distrik Tigi, Papua
Sebelumnya, kejadian kebakaran terjadi bertepatan dengan malam pergantian tahun beberapa hari lalu, Sabtu (31/12). Kala itu, seluruh personel dan keluarga Lanal Palembang berada di Mako Lanal Palembang untuk kegiatan dzikir bersama.
"Sehingga api tidak terdeteksi dan menjalar dengan cepat. Hingga saat ini, TNI AL dan Kepolisian setempat masih mendalami penyebab terjadinya kebakaran tersebut," jelasnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































