KSAL Resmikan Tiga Fasilitas Infrastruktur untuk Prajurit TNI AL

Jakarta, IDM – Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL), Laksamana Muhammad Ali meresmikan tiga fasilitas infrastruktur untuk mendukung kinerja dan operasional TNI AL di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (20/2).
Adapun sejumlah fasilitas tersebut adalah penginapan (mess) taruna Akademi TNI Angkatan Laut (AAL); Lapangan Olahraga Pasiran Lantamal V serta Kesatrian Kopaska R.E. Martadinata.
Baca Juga: TNI Kirim 467 Personel untuk Misi Perdamaian di Lebanon
Ali mengatakan pembangunan ketiga fasilitas ini merupakan wujud nyata komitmen TNI AL dalam meningkatkan pemenuhan dukungan sarana dan prasarana bagi personel dan SDM TNI AL. Ia mengingatkan seluruh prajurit memanfaatkan fasilitas sebaik-baiknya.
“Mari kita jaga dan rawat bersama-sama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Ali, dikutip dari instagram @tni_angkatan_laut, Jumat (21/2).
Baca Juga: Jelang Tahap Laut MNEK 2025, 19 Kapal Perang Negara Ikuti Perencanaan Taktis
Ali merinci mess taruna AAL yang terdiri dari tiga lantai ini dibangun dengan pendanaan dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) 2024 yang akan menjadi fasilitas AAL.
Sementara peningkatan fasilitas lapangan olahraga dan sarana prasarana di Pasiran Lantamal V akan menjadi fasilitas di Lantamal V. Kemudian, Kesatrian Kopaska R.E. Martadinata akan menjadi fasilitas penunjang bagi Puskopaska. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































