HANKAM

KSAL: Prajurit Harus Bangun Kemistri dengan Senjatanya

Prajurit Harus Bangun Kemistri dengan Senjatanya
(Dok: Dispenal)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono menyebut bahwa prajurit harus membangun kemistri dengan senjatanya. Demikian disampaikan KSAL saat membuka perlombaan tembak kompetisi Kasal Cup 2021, bertempat di Lapangan Tembak Jusman Pugger Ksatrian Marinir Hartono di Jalan Cilandak KKO, Jakarta Selatan, Sabtu, (11/12/2021).

"Sangatlah penting untuk membangun kemistri prajurit dengan senjatanya. Karena dengan sifat tugasnya yang demikian, maka alat utama seorang prajurit adalah senjata," ungkap KSAL.

Dalam  sambutannya KSAL menyampaikan bahwa kompetisi menembak ini merupakan wujud konkret dari perhatian organisasi akan pentingnya olahraga dalam kehidupan prajurit, sehingga pembinaan personel yang berbakat dapat terus terjaga bahkan dapat didorong untuk berprestasi di kancah yang lebih tinggi.

Selain itu, olahraga menembak merupakan sarana yang tepat untuk secara kontinyu melatih mental dan naluri prajurit, agar tetap mampu menerima, memahami dan melaksanakan setiap perintah meskipun dalam kondisi di bawah tekanan.

“Kegiatan ini tidak semata-mata untuk mencari pemenang, akan tetapi juga untuk membangun semangat kebersamaan, saling menghargai, serta menumbuhkan semangat prajurit pantang menyerah dan sportif,” tambahnya.  

Didampingi Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayor Jenderal  TNI (Mar) Suhartono, KSAL lebih jauh mengatakan bahwa kemampuan menembak ini harus dipelihara tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan dasar tetapi juga untuk meningkatkan naluri tempur seorang prajurit.

Sebanyak 1.300 peserta yang terdiri dari TNI , POLRI dan peserta Sipil turut serta dalam Kasal Cup 2021 yang dilaksanakan dari tanggal 9 Desember – 12 Desember 2021 ini. Materi lomba meliputi materi lomba tembak Presisi, HPR, PCP dan Tembak Reaksi.

Kegiatan tersebut juga dilaksanakan dengan tetap melaksanakan  protokol kesehatan yang sangat ketat untuk menghindari penularan COVID-19.

Seperti dilansir dalam keterangan tertulis Dispenal, dari hasil hari pertama dalam kompetisi tersebut, TNI AL meraih juara di beberapa kategori yaitu, Exhibition Pati Bintang 1 dan 2 (TNI/Polri) diraih Juara 1: Irjenpol Anang R. Juara 2: Brigjen TNI (Mar) Endi Supardi. Juara 3: Brigjen TNI (Mar) Wayan Ari W.

Kategori Pistol Exhibition Navy Style 20M diraih Juara 1: Brigjen Oni. Juara 2: Laksma Yayan Sofyan. Juara 3: Brigjen TNI (Mar) Umar Farouq. Sedangkan kategori Navy Style Sniper Exhibition 100 M (TNI/Polri ) diraih Juara 1: Laksma TNI Eko Murwanto,S.Sos. Juara 2: Brigjen TNI Markos, S.E. Juara 3: Marsma TNI Jorry Soleman,S.I.P.

Sementara itu, kategori Eksekutif Pamen Perorangan 20 M: Juara 1 : Mayor Yudha JJSC Mabesal A total nilai 197,7. Juara 2 : Kolonel Kurniawan Bcp Kodiklatal A total nilai 196,5. Juara 3 : Kolonel Pnb Abidin ASC 1 total nilai 195.

Untuk kategori Presisi Pamen Perorangan 25 M :Juara 1 : Mayor Manurung AAL A total nilai 96,3. Juara 2 : Kolonel Kurniawan Kodiklatal total nilai 94,2. Juara 3 : Mayor CPM Rivan Puspomad total nilai 93,3.

Sedangkan hasil kategori Beregu: Juara 1 : JJSC Mabesal A total nilai 583,6. Juara 2 : ASC 1 total nilai 577,7. Juara 3 : Kodiklatal A total nilai 577,7. (YAS)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.