KSAL Perkuat Peran Diplomasi pada International Fleet Review di Jepang

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, menghadiri undangan pemerintah Jepang pada kegiatan International Fleet Review (IFR) untuk meningkatkan kerja sama internasional serta peran diplomasi TNI AL di Jepang, Minggu (6/11).
Kegiatan berskala internasional dalam rangka HUT ke-70 Japan Maritime Self Defense Force (JMSDF) tersebut juga dihadiri para pemimpin Angkatan Laut sejumlah negara, diikuti oleh 51 kapal dari 18 negara. TNI AL mengirimkan KRI Diponegoro-365 sebagai salah satu unsur peserta IFR.
Yudo beserta para undangan setingkat Kepala Staf Angkatan Laut negara sahabat yang turut berkontribusi pada IFR, on board di atas kapal perang JS Izumo (DDH-183) dalam menerima penghormatan dari sailing pass seluruh kapal perang peserta IFR 2022.

"Ini dalam rangka mempererat hubungan antar negara-negara peserta IFR 2022, yang telah menjadi komitmen dari TNI AL dalam peningkatan kerjasama internasional," ungkap Yudo dikutip dari keterangan Dispenal, Senin (7/11).
Pada kesempatan tersebut, Yudo Margono juga melaksanakan bilateral meeting dengan Chief of Naval Operations Republic of Korean Navy (ROKN) Admiral Lee Jong Ho. Keduanya sepakat untuk terus meningkatkan dan memperluas kerja sama serta sama-sama berkontribusi dalam menjaga stabilitas kawasan.
Lee juga menyampaikan, ROKN atau Angkatan Laut Korea Selatan akan berpartisipasi pada kegiatan Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) yang direncanakan dilaksanakan pada 2023 mendatang. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































