HANKAM

KSAL Pastikan Pencarian KRI Nanggala-402 Maksimal

KSAL Pastikan Pencarian KRI Nanggala-402 Maksimal
Photo: IDM

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Yudo Margono mengatakan pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 sudah masuk ke dalam fase subsunk. KRI Nanggala-402 terdeteksi pada kedalaman 850 meter.

“Kita tingkatkan menuju fase subsunk, dimana fase subsunk nanti kita siapkan evakuasi medis terhadap ABK yang kemungkinan masih selamat,” ujar Yudo saat konferensi pers di Bali, Sabtu (24/04).

Kedalaman ini membuat proses pencarian dan evakuasi menjadi sulit. Namun, Yudo memastikan jika TNI AL bersama Polri, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Badan Pengkaji dan Penerapan Teknologi (BPPT), dan negara-negara sahabat akan memaksimalkan proses pencarian.

“Sehingga dengan kesulitan ini, kita tetap jalankan prosedur pengangkatan dan evakuasi. Semoga Tuhan beri jalan terbaik,” ucap Yudo.

Sebanyak 21 armada dikerahkan dalam upaya mencari KRI Nanggala-402 antara lain KRI Rigel-933, KRI REM-331, KRI I Gusti Ngurah Rai-332, KRI Diponegoro-365, KRI DR Soeharso, dan satu helikopter seri Panther. TNI juga menurunkan 400 personel untuk mencari KRI Nanggala-402. Sementara itu Polri menerjunkan empat kapal jenis sonar dan robotik yang memiliki kemampuan menyelam. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.