HANKAM

KSAL: Modernisasi Alutsista Korps Marinir Terus Berjalan

Modernisasi Alutsista Korps Marinir Terus Berjalan
KSAL Laksamana TNI Yudo Margono memberikan sambutan saat menjadi Inspektur Upacara (Irup) dalam peringatan HUT Marinir ke-75 di Markas Komando Korps Marinir, Jakarta (16/11). (Foto IDM/Rayi Gigih)

Jakarta. IDM - TNI Angkatan Laut (AL) terkhusus Korps Marinir akan segera memodernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang dimiliki. Saat ini, modernisasi sudah diajukan kepada Kementerian Pertahanan (Kemhan).

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margonomenuturkan, alutsista yang akan dimodernisasi tersebut terutama kendaraan tempur (ranpur) jenis Amfibi.

Modernisasi Alutsista Korps Marinir Terus Berjalan
KRI Kapitan Pattimura-371 menembakan rudal anti kapal selam dalam Glagaspur Tingkat III di Perairan Singkep, Provisi Kep. Riau. (Foto IDM/Rayi Gigih)

"Modernisasi sudah kita ajukan kepada Kemhan, khususnya yang diperlukan untuk mendukung tugas pokok Marinir, peralatan kendaraan tempur Amfibi yang sudah dibutuhkan," ucap Yudo saat ditemui di Graha Marinir, Kwitang, Jakarta Pusat, Senin (16/11/2020).

Lebih lanjut Yudo menuturkan, modernisasi harus terus dilakukan dan berjalan lantaran alutsista yang dimiliki oleh Korps Marinir merupakan alat-alat lama. Selain ranpur Amfibi, beberapa Kapal Perang Indonesia (KRI) juga akan dilakukan proses modernisasi.

Modernisasi Alutsista Korps Marinir Terus Berjalan
Tank Amfibi jenis LVT (Landing Vechile Track) melakukan pendaratan di Pantai Singkep, Provinsi Kep. Riau, dalam Glagaspur Tingkat III. (Foto IDM/Rayi Gigih)

"Sekarang ini kondisinya sudah lama, sama dengan KRI kita. Kita sudah ajukan kepada Kemhan untuk modernisasi alutsista Marinir," tegasnya.

Saat dikonfirmasi rencana pembelian kapal perang jenis fregat Iver Huitfeldt buatan Denmark, Yudo tidak mendetailkan hal tersebut. Menurutnya, terkait pengadaan bukanlah kewenangan TNI AL, melainkan Kemhan. "Itu kewenangannya Kemhan, jadi kita hanya diminta observasi," ucapnya. (wan)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.