KSAL Lawatan ke Jepang, Bidik Kapal Selam Oyashio hingga Fregat Mogami

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali meninjau langsung kapal selam kelas Oyashio dan fregat kelas Mogami, di Yokosuka, Jepang, Senin (29/9).
Langkah ini disebut Ali sebagai bagian dari penguatan kerja sama pengembangan kapasitas dan teknologi alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam) laut.
“Kami juga saling bertukar pikiran mengenai manajemen operasional armada kapal perang Angkatan Laut Bela Diri Jepang (JMSDF), " ungkapnya, dikutip dari laman TNI AL, Kamis (2/10).
Baca Juga: Pimpin Inspeksi Armada TNI AL, Prabowo Minta Jajaran Utamakan Pengabdian ke Rakyat
Peninjauan pertama dilakukan ke kapal selam JS Narushio-SS595 yang tengah sandar di Hiyou Wharf. Ali diterima oleh Panglima Komando Armada Kapal Selam Laksamana Madya Nobuyuki Takenaka, serta komandan JS Narushio.
“Kapal selam konvensional ini memiliki pengalaman operasi yang tinggi serta dirancang dengan teknologi siluman (stealth) dan ketahanan operasional di bawah air,” jelas Ali.
Selanjutnya, Ali juga meninjau kapal perang JS Kumano (FFM-2) yang berada di Yoshikura. Kedatangan Ali disambut Panglima Komando Armada Eskorta Laksamana Madya Yoshihiro Goka.
Fregat kelas Mogami itu mulai dioperasikan sejak Maret 2022 dan memiliki kemampuan peperangan anti-udara, anti-kapal, elektronika, hingga penanganan ranjau.
Baca Juga: KSAL Bertemu Menhan Jepang, Bahas Kerja Sama Teknologi hingga Latihan
“JS Kumano terintegrasi dengan wahana nirawak bawah air (UUV) dan permukaan (USV)” ujar Ali.
Dalam rangkaian lawatannya ke Jepang, Ali juga berkesempatan melakukan pertemuan dengan Menteri Pertahanan Nakatani Gen untuk membahas peningkatan latihan gabungan, pendidikan dan kursus untuk personel angkatan laut, serta penjajakan alih teknologi dan penguatan alpalhankam.
“Kerja sama yang kita bangun mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto agar Indonesia aktif memperkuat hubungan pertahanan secara regional dan global dengan prinsip ‘Thousand Friends, Zero Enemy’,” ucapnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































