KSAL Laksamana Yudo Margono Perintahkan Prajuritnya Totalitas Bantu Pemerintah Cegah Penyebaran Covid-19

Jakarta, IDM - Sebaran Covid 19 sangat masif dengan kecepatan sebarannya luar biasa, sehingga diperlukan extra ordinary leadership dalam penanganannya. Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., selaku pimpinan TNI AL yang memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) dan sarana prasarana serta alutsista yang mendukung.
memerintahkan Jajaran TNI AL totalitas penuh membantu pemerintah mencegah penyebaran Covid-19. Tindakan Kasal diperlihatkan saat di Surabaya, mulai dari meninjau pelaksanaan vaksin di Bandara Juanda, pengecekan sarana prasarana isolasi tambahan di RSPAL Ramelan dan Pangkalan Marinir (Lanmar) Surabaya serta fasilitas Kesehatan di KRI dr. Soeharso, Kamis (22/7).
Kebijakan Pemerintah mempercepat penanggulangan Covid-19 harus dibantu dengan totalitas mengerahkan sumber daya yang dimiliki baik sarana dan prasarana maupun Sumber Daya Manusia (SDM). Menurut Kasal, prajurit TNI AL yang salah satunya memegang teguh Trisila TNI AL yakni disiplin, hierarki dan kehormatan militer, saat ini loyalitas penuh kepada pemerintah harus ditunjukkan dengan totalitas membantu pemerintah yang utama mencegah penyebaran Covid-19 dengan pelaksanaan vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan.
Jajaran TNI AL terus menerus melaksanakan serbuan vaksinasi masyarakat maritim di berbagai wilayah bekerja sama dengan instansi pemerintah lainnya seperti TNI AD, TNI AU dan Polri serta Dinas Kesehatan Pemerintah Daerah setempat, terutama bertempat di pusat kegiatan ekonomi seperti, Pelabuhan, Bandara, Tempat pelelangan Ikan (pasar ikan), kampung pesisir dan Kambung Bahari Nusantara (KBN), bahkan di pulau-pulau terpencil.
Gerak cepat pimpinan TNI AL melaksanakan program pemerintah antara lain, di Surabaya meninjau langsung serbuan vaksinasi di Terminal-2 Bandara Juanda yang menargetkan 1.500 warga. Dimana sebelumnya telah berhasil memvaksin 4.500 orang yang mayoritas pekerja di bandara dan juga masyarakat sekitar Bandara Juanda.
Selain itu, seusai menyaksikan pelaksanaan vaksinasi, Kasal mengecek keberadaan RSPAL dr.Ramelan berkaitan meningkatnya masyarakat yang terpapar Covid-19 dan antisipasi yang dilaksanakan Pangkalan Marinir Surabaya guna meninjau kesiapan Sarana-prasarana isolasi pasien Covid-19.
Seperti diketahui, TNI AL mengantisipasi meningkatnya pasien Covid-19, jajaran Korps Marinir telah menyiapkan Gedung Karang Pucung di Mako Lanmar Surabaya yang siap digunakan masyarakat umum sebagai tempat isolasi menampung lebih kurang 800 pasien Covid dengan gejala ringan. Sementara untuk pasien dengan indikasi sedang dan berat akan dikirim ke RSAL dr. Ramelan.
Di hari yang sama Kasal juga meninjau fasilitas kesehatan di KRI dr. Soeharso-990 yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung suplai oksigen gratis bagi kota warga Surabaya yang membutuhkan. (wan/man)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































