KSAL Kunjungi Galangan Kapal di Batam

JAKARTA (IDM) – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., bersama pejabat Utama TNI AL selama kunjungan kerja (Kunker) di wilayah Batam, berkesempatan mengunjungi galangan kapal dalam negeri PT. Batamec. Kedatangan KSAL disambut Direktur Utama (Dirut) PT. Batamec Maya Miranda Ambarsari, S.H. MIB., bertempat di Galangan Kapal Jl. Brigjen Katamso, KM 19 Tanjung Ucang, Pulau Batam, Kepulauan Riau.
PT. Batamec adalah sebuah perusahanan yang bergerak dalam bidang pembangunan kapal, perbaikan dan konversi kapal dan fabrikasi baja untuk industri maritim, lepas pantai dan darat, serta jasa konstruksi.

Kedatangan KSAL ke galangan ini dalam rangka melihat secara langsung keberadaan kemampuan perusahanan, terutama fasilitas-fasilitas yang dimiliki dalam pembuatan kapal dan perbaikan dan konversi kapal. Keberadaan perusahaan ini diyakini bisa menjadi mitra kerja TNI AL dalam rangka mengembangkan dan menyiapkan Alutsista.
KSAL dalam kunjungan ini mengharapkan keberadaan galangan kapal nasional PT. Batamec ini bisa lebih berkembang dan maju mengingat mayoritas pekerjanya adalah anak-anak bangsa. Keberadaan PT. Batamec ini tidak saja kontribusi dalam perekonomian terutama penyerapan tenaga kerja, tetapi yang utama adalah kemampuan dalam mebuat kapal-kapal, selain kapal niaga juga kapal perang (alutsista). [wan]

Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































