HANKAM

KSAL: Inspektorat Instrumen Utama Pengawasan TNI AL

Inspektorat Instrumen Utama Pengawasan TNI AL
Dok Dispenal

Jakarta, IDM - “Jajaran Inspektorat TNI Angkatan Laut (TNI AL) sebagai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) adalah instrumen utama pengawasan di lingkungan TNI AL guna menjamin tercapainya tujuan organisasi dan keberhasilan pelaksanaan program, serta belanja anggaran secara akuntabel, efektif, efisien dengan mematuhi aturan dan ketentuan yang berlaku”. Demikian diungkapkan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono saat membuka Rapat Kerja Teknis Pengawas (Rakerniswas) TNI AL Tahun 2021, bertempat di Auditorium Denma Mabesal, Cilangkap Jakarta Timur, Kamis, (9/12).

Rakerniswas juga menjadi salah satu media pembinaan dan peningkatan serta penguatan peran APIP baik sebagai konsultan, maupun sebagai aparat pengawasansejalan dengan tema yang diangkat “Penguatan APIP Dalam Rangka Menuju New Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi di Lingkungan TNI Angkatan Laut.” 

Menurut Laksamana Yudo fungsi pengawasan mengemban peran yang sangat penting untuk memastikan semua kegiatan dalam menjalankan roda organisasi terlaksana sesuai tujuan, sasaran, aturan dan ketentuan yang telah ditetapkan. pengawasan bukan untuk mencari-cari kesalahan, tetapi untuk mengawal program pembangunan sesuai yang ditetapkan serta menghindarkan dari kesalahan dan penyimpangan.

Lebih jauh Kasal juga menjelaskan, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 2008 tentang SPIP, pengawasan mengandung arti lebih kepada proses integral terkait dengan tindakan dan kegiatan yang dilakukan secara terus menerus oleh pimpinan dan seluruh personel TNI Angkatan Laut guna memberikan keyakinan demi tercapainya target kerja, kehandalan pelaporan keuangan, pengamanan aset negara, serta ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan.  

“Dengan adanya Rakerniswas ini, saya sangat berharap kinerja TNI Angkatan Laut dapat terlaksana secara efektif dan efisien dengan tata kelola yang baik demi tercapainya tujuan organisasi untuk TNI Angkatan Laut yang profesional, modern dan tangguh,” pesan Kasal kepada jajaran Inspektorat TNI AL.

Rakerniswas 2021 yang diselenggarakan secara langsung dan video conference ini, para peserta jajaran Inspektorat seluruh Indonesia menerima pengarahan dari Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono dan pembekalan Inspektur Jenderal (Irjenal) Laksda TNI Sunaryo, CFrA., serta menerima paparan tentang Manajemen Risiko & Risk Based Audit dari Auditor Utama BPKP Drs. Agus Sukiswo, AK., M.M., CA., CFrA.,QIA.,CGCAE, dan penyampaian hasil sinkronisasi Rakorwas Itjen Kemhan dan TNI, serta penyampaian PKPT Itjenal TA. 2022 oleh Kolonel Laut (S) Arief K.Djanatin.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.