KSAL Ingatkan 108 Perwira Karier Cepat Adaptasi dengan Kemajuan Teknologi

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menyampaikan sejumlah pesan kepada 108 perwira remaja yang menjadi prajurit karier angkatan ke-31 tahun 2024 di Mabesal, Cilangkap, Jakarta, Senin (22/7).
Ali mengingatkan, para perwira TNI AL harus mampu bertanggung jawab, mempertahankan, dan membela negara, memiliki wawasan global, menguasai dan beradaptasi dengan kemajuan teknologi.

"Terlebih, saat ini perkembangan teknologi revolusi industri 4.0 berkembang pesat dan sudah mulai bergeser ke revolusi 5.0 yang berbasis siber," kata Ali, dikutip dari keterangan Dispenal.
Baca Juga: TNI Akan Siapkan Perwira Karier Ahli Teknologi
Berdasarkan tantangan yang akan dihadapi di masa depan, Ali mengharapkan ratusan perwira tersebut mempunyai kemampuan untuk menjadi prajurit yang berani, disiplin dan berdedikasi.
"Selain itu, perwira Jalasena harus menjadi pemimpin yang adil, bijaksana, inovatif, berwibawa serta memiliki kemampuan pemecahan masalah dan kepekaan sosial yang tinggi," lanjutnya.

Adapun 108 perwira remaja prajurit karier TNI AL ini akan mengikuti pendidikan matra Laut selama 5 bulan di Komando Pendidikan, Doktrin dan Latihan Angkatan Laut (Kodiklatal) Surabaya, sebelum nantinya mereka ditempatkan di medan penugasan masing-masing.
Baca Juga: Membaca Respons KSAD Soal Penghapusan Larangan Berbisnis Bagi Prajurit TNI Aktif
Sebelumnya, 108 perwira remaja prajurit karier TNI AL yang terdiri dari 89 pria dan 19 perempuan ini dilantik bersamaan dengan 141 perwira TNI AD dan 101 perwira TNI AU lainnya pada upacara Prasetya Perwira yang dipimpin Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Mabes TNI, pada hari ini.
Pada saat pelantikan, TNI AL menempatkan Letda Laut (T) Afiya Karyana Bashyari sebagai lulusan terbaik putra dari seluruh matra, sedangkan lulusan terbaik putri adalah Letda Chk (K) Gabriella Monica Muaya dari Matra Darat. Keduanya dinobatkan sebagai peraih Trisura Jalu Wiratama PAPK TNI dikarenakan pencapaian nilai tertinggi. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































