KSAL Gembleng Saka Bahari jadi Kekuatan Pertahanan Matra Laut

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali meminta pembinaan Pramuka Saka Bahari tidak sekadar menjadi kegiatan ekstrakurikuler rutin. Ia mendorong pelatihan kepanduan maritim ini membentuk karakter pemuda yang siap memperkuat pertahanan laut Indonesia.
Penegasan tersebut disampaikan saat membuka rapat pimpinan pembinaan Saka Bahari nasional 2026 di Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), Cilangkap, Jakarta, Rabu (26/8).
Baca Juga: Ini Aturan Pengerahan Komcad di Indonesia
Ali mengingatkan seluruh pembina agar menyelaraskan pola pembinaan generasi muda dengan tugas pemberdayaan wilayah pertahanan laut. Upaya ini bertujuan mengolah potensi maritim nasional menjadi ruang, alat, dan kondisi juang yang tangguh.
"Saka Bahari bukan sekadar wadah kegiatan ekstrakurikuler yang normatif, melainkan sarana pembentukan karakter generasi muda agar memiliki wawasan maritim, jiwa bahari, semangat cinta tanah air, serta kesadaran berbangsa dan bernegara yang kuat," tegas Ali, dikutip dari keterangan Dispenal.
Menurut Ali, pembinaan berkesinambungan ini sekaligus menyiapkan sumber daya manusia maritim yang siap mendukung komponen cadangan pertahanan matra laut.
Baca Juga: Danyonarmed 6 Cek Kesiapan Satuan Jelang Uji Siap Tempur Terintegrasi
"Melalui Saka Bahari, kita sedang mempersiapkan generasi penerus yang berkarakter, berkompetensi tinggi, dan memiliki kesadaran bela negara sebagai bagian dari kekuatan nasional di bidang maritim," tambah Ali.
Forum pimpinan ini juga menghadirkan pembekalan materi dari Mayjen (Purn) Bachtiar Utomo mengenai sinergi Gerakan Pramuka bersama TNI AL. Selain itu, Kolonel (Mar) Budi Santosa memaparkan evaluasi kegiatan tahunan, disusul Kolonel Laut (P) Robiyanto yang membedah usulan pembaruan struktur organisasi Saka Bahari dari tingkat pusat hingga daerah. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































