HANKAM

KSAL didampingi Kabaranahan Kemhan RI Resmikan KRI Teluk Weda-526 dan KRI Teluk Wondama-527

KSAL didampingi Kabaranahan Kemhan RI Resmikan KRI Teluk Weda-526 dan KRI Teluk Wondama-527
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono (tengah) didampingi Kepala Badan Sarana Pertahanan (Kabaranahan) Kemhan RI Marsda TNI Yusuf Jauhari (kanan) saat meresmikan KRI Teluk Weda-526 dan KRI Teluk Wondama-527 (Foto Dispen AL)

Batam, IDM - Guna memenuhi target dalam Minimum Essential Force (MEF) III sampai tahun 2024 mendatang, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., Rabu, (3/3), melaunching Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) jenis Angkut Tank (AT) di Galangan PT. Bandar Abadi Batam.

Kegiatan diawali dengan prosesi Shipnaming (Penamaan) KRI AT-8 dan AT-9 dimana Ny. Vero Yudo Margono selaku Ibu kandung kapal didampingi Istri Kabaranahan Kemhan Ny. Yusuf Jauhari dan Direktur PT. Bandar Abadi Marslina Simanjuntak melaksanakan pemotongan pita pengikat kendi sebagai tanda lahirnya KRI AT-8 dan AT-9 yang diberi nama KRI Teluk Weda-526 dan KRI Teluk Wondama-527 yang dilanjutkan dengan launching KRI Teluk Wondama-527.

KRI Teluk Weda diambil dari nama sebuah Teluk yang terletak di Halmahera Tengah Kecamatan Weda Tengah Maluku Utara yang terkenal akan keindahan taman bawah laut yang menakjubkan dengan kehidupan ikan yang melimpah salah satunya spesies Hiu Kaki Langka. Sementara KRI Teluk Wondama diambil dari nama Teluk yang terletak di daerah kepala burung pulau Papua yang merupakan surga terapung di sebelah Raja Ampat.

KSAL didampingi Kabaranahan Kemhan RI Resmikan KRI Teluk Weda-526 dan KRI Teluk Wondama-527
KRI Teluk Wondama-527. (Foto Dispen AL)

Sementara acara Launching Kapal ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh KSAL Laksamana TNI Yudo Margono didampingi Kepala Badan Sarana Pertahanan (Kabaranahan) Kemhan RI Marsda TNI Yusuf Jauhari, M.Eng., dan Komisaris PT. Bandar Abadi, Stanly Rojali, dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara oleh Kabaranahan Kemhan RI dan Direktur Utama PT. Bandar Abadi Shipyard yang disaksikan oleh Kasal dan Komisaris PT Bandar Abadi.

KSAL dalam sambutannya mengatakan bahwa kebijakan negara dalam mendukung kemandirian industri pertahanan dalam negeri pada akhirnya bertujuan untuk meningkatkan laju perekonomian bangsa dan kesejahteraan rakyat Indonesia, khususnya untuk melewati masa krisis ekonomi nasional sebagai akibat dari pandemi global Covid-19.

Laksamana Yudo Margono berharap agar industri pertahanan dalam negeri, dalam hal ini galangan kapal nasional dapat meningkatkan kemampuan untuk berkompetisi di pasar global melalui peningkatan kapasitas produksi, manajemen, serta teknologi modern agar mampu bersaing dengan kompetitor luar negeri.

KSAL didampingi Kabaranahan Kemhan RI Resmikan KRI Teluk Weda-526 dan KRI Teluk Wondama-527
KRI Teluk Weda-526. (Foto Humas Kemhan RI)

“Saya berharap agar kehadiran kedua kapal ini dapat meningkatkan performa pelaksanaan tugas-tugas TNI Angkatan Laut. Kapal-kapal baru ini harus diawaki oleh sumber daya manusia yang profesional dan tangguh sehingga pengoperasian sekaligus perawatan kapal ini dapat terlaksana secara optimal,” tegasnya.

Kapal ini memiliki spesifikasi panjang keseluruhan (LOA) 117 M, lebar 16.40 m, tinggi 7.80 m, kecepatan maksimum 16 knots, endurance 20 hari, kru 111 orang, pasukan 367 orang dan mampu mengangkut 15 unit tank BMP 3 F serta satu unit Helikopter.

Turut hadir dalam kegiatan ini yaitu, Irjenal, para Asisten Kasal, Pangkoarmada I, Kadisadal, Kadismatal, Kadislaikmatal, Danlantamal IV, Danguskamla Koarmada I, para pejabat Kemhan RI, Danlanal Batam, serta undangan lainnya. (rgp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.