KSAL Dapat Gelar Dato Panglima Laksamana Diraja dari Kesultanan Deli

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali dianugerahi gelar kehormatan adat Kesultanan Deli oleh Sultan Deli ke XIV Seripaduka Baginda Tuanku Sultan Mahmud Lamanjiji Perkasa Alam, Medan, Senin (16/10).
Dikutip dari keterangan Instagram @tni_angkatan_darat, Selasa (17/10), didampingi Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Mochammad Hasan, Ali mendapatkan gelar Dato Panglima Laksamana Diraja.
Pengukuhan gelar kehormatan adat ini diberikan atas keberhasilan Ali yang saat ini memimpin TNI AL dalam menjaga keamanan serta kedaulatan laut Indonesia.
Baca Juga: Uji Coba Operasional Bom TAG 82, Wakil KSAU Tekankan Pentingnya Kemandirian Industri Senjata Udara
Ali yang menerima gelar kehormatan Kesultanan Deli ini mengaku sangat terhormat, karena Kesultanan Deli adalah salah satu entitas yang begitu masyur sebagai pelaku utama dalam sejarah kejayaan maritim nusantara.
"Lokasinya yang strategis dan berhadapan langsung dengan Selat Malaka, menjadikan Deli sebagai entitas penting yang selama berabad- abad," ujar Ali.
"Deli menjadi salah satu pusat perkembangan ekonomi dan peradaban ekomoni maritim dari nilai-nilai terdahulu yang begitu pesat," imbuhnya.
Ali menambahkan, penganugerahan gelar ini memberikan konsekuensi untuk menjaga marwah dan kehormatan adat melayu serta meningkatkan keamanan wilayah perairan, sekaligus berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga: KSAD Dianugerahi Darjah Kehormatan Panglima Gagah Angkatan Tentera dari Kerajaan Malaysia
"Upaya tersebut dilaksanakan melalui pembangunan sektor kelautan secara sinergi bersama jajaran kesultanan dan pemda," kata Ali.
Seripaduka Baginda Tuanku Sultan Mahmud Lamanjiji Perkasa Alam mengatakan, pemberian ini merupakan secara institusi, dalam arti siapa pun nanti KSAL secara otomatis akan diberi gelar tersebut, karena beliau merupakan Panglima Laksamana Laut.
"Jadi, pemberian ini dinamakan Panglima Laksmana Diraja, beliau menjadi bagian dari masyarakat Melayu yang berjuang menjaga keamanan NKRI di wilayah kelautan," tuturnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































