KSAL dan 4 Pemimpin AL Dunia Peringati Tiga Tahun KRI Nanggala

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali memimpin peringatan tiga tahun gugurnya kapal selam KRI Nanggala-402 dan 53 personelnya di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (21/4).
Dalam acara bertajuk "Commemoration The Service And Sacrifice Of Crew KRI Nanggala-402" yang digelar selama 19-21 April tersebut, dihadiri oleh empat pimpinan angkatan laut negara sahabat, seperti Australia, Korea Selatan, Malaysia, dan Vietnam.

Keempat pimpinan angkatan laut masing-masing negara antara lain KSAL Australia Laksamana Madya Mark Hammond, Inspektur AL Korea Selatan Laksamana Muda Lee Su-Youl, KSAL Malaysia Laksamana Tan Sri Abdul Rahman bin Ayub, dan Wakil KSAL Vietnam Laksamana Muda Nguyen Dihn Hung.
Baca Juga: Ratusan Peserta Ikuti Lomba Aeromodelling di Lanud H.AS Hanandjoeddin
Pada kesempatan tersebut, Ali menyampaikan ucapan terima kasih atas bergabungnya negara-negara sahabat dalam memperingati Hari Bakti Hiu Kencana dan menghormati para arwah dari personel KRI Nanggala-402.
"Ini merupakan wujud dari kebersamaan dan dari persahabatan negara-negara sahabat yang juga berkontribusi dalam membantu evakuasi terhadap peristiwa terjadi, pada 21 April 2021," ujar Ali, dikutip dari keterangan Dispenal.

AdapunnKRI Nanggala-402 merupakan kapal selam tipe 209/1300 yang dipesan oleh pemerintah Republik Indonesia, pada 2 April 1977 dari Jerman yang diluncurkan 10 September 1980.
Baca Juga: Bantu Warga Terdampak Erupsi Gunung Ruang, TNI Bangun Dapur Lapangan
Peresmian penggunaannya dilakukan oleh Menteri Pertahanan Keamanan atau Panglima Angkatan Bersenjata saat itu, yaitu Jenderal TNI Mohammad Jusuf, pada 21 Oktober 1981 di dermaga Ujung Surabaya.
Pada 2021 dalam sebuah operasi, KRI Nanggala-402 dinyatakan patroli abadi (On Eternal Patrol) di perairan Bali dalam melaksanakan tugas negara. Selama pengabdiannya di TNI AL, KRI Nanggala-402 telah melaksanakan berbagai operasi dalam menjaga kedaulatan NKRI. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































