KSAL Bertemu Delegasi Enam Negara di Indo Defence, Bahas Operasi hingga Pemeliharaan Alutsista

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali melakukan diplomasi pertahanan bersama sejumlah delegasi Angkatan Laut negara sahabat selama perhelatan Indo Defence 2025 yang berlangsung dari 11-14 Juni, di Kemayoran, Jakarta.
Pada hari pertama Indo Defence, Rabu (11/6) Ali menerima kunjungan kehormatan Kepala Pengadaan Kementerian Pertahanan Italia Laksamana Muda Ottaviani; dan Wakil Komandan Pasukan PBB di Korea (Angkatan Bersenjata Kanada) Letnan Jenderal Derek Macaulay.
Selain itu Ali juga bertemu dengan Direktur Jenderal L'Armament Kementerian Pertahanan Prancis Letnan Jenderal Gael Diaz De Tuesta; dan Direktur Ekspor Pertahanan dan Keamanan Inggris Oliver Harry.

"Dalam kunjungan kehormatan tersebut, KSAL membahas kerja sama di bidang pertahanan, meliputi operasi, latihan serta kursus dan pendidikan," ungkap Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul, dikutip dari rilis yang diterima redaksi, Jumat (13/6).
Hari ini, masih dalam kegiatan Indo Defence, Ali kembali menerima kunjungan dari delegasi negara sahabat lainnya, yakni Duta Besar Spanyol untuk Indonesia Francisco de Asis Aguilera Aranda; dan Asisten KSAL Pakistan Komodor Saqlain.
Baca Juga: TNI AL Akan Rehabilitasi Rumah Dinas Prajurit
Tunggul menjelaskan, pada pertemuan tersebut, Ali bersama perwakilan Spanyol dan Pakistan membahas berbagai hal yang dapat mendukung stabilitas kawasan, khususnya bidang kemaritiman dan pertahanan laut.
"Membicarakan kerja sama di bidang pertahanan, operasi dan latihan, personel serta pemeliharaan alutsista. KSAL menyatakan pentingnya kerja sama bidang pertahanan antara Indonesia, dan negara sahabat yang punya peran strategis (sebagai) upaya penguatan pertahanan Indonesia," kata Tunggul. (at)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































