HANKAM

KSAL Beri Semangat Moril Prajurit TNI AL Didalam Operasi SAR Pesawat Sriwijaya Air

KSAL Beri Semangat Moril Prajurit TNI AL Didalam Operasi SAR Pesawat Sriwijaya Air
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., memberikan semangat moril Prajurit TNI Angakatan Laut yang melaksanakan Search And Rescue (SAR) jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Photo: Dispenal

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., memberikan semangat moril Prajurit TNI Angkatan Laut yang melaksanakan Search And Rescue (SAR) jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 dengan meninjau langsung aktifitas prajurit di lokasi SAR menggunakan KRI Kurau-856, di perairan Kepulauan Seribu, Senin (11/1).

Peninjauan langsung KSAL ke para penyelam di atas beberapa sea rider yg berada di seputaran area yang diperkirakan black box berada. Kesempatan tatap muka langsung kepada para prajurit, KSAL menekankan agar tetap menjaga keselamatan, kesehatan, motivasi yang tinggi dan bekerja secara professional. Pada saat ini juga, Kasal memberikan dukungan logistik extra untuk menunjang kebugaran para prajurit.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., memberikan semangat moril Prajurit TNI Angakatan Laut yang melaksanakan Search And Rescue (SAR) jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Photo: Dispenal

Saat mengunjungi kapal survey KRI Rigel-933, Kasal kepada awak media menjelaskan bahwa kehadirannya di lokasi tersebut untuk memberikan dukungan moril kepada para prajurit khususnya TNI AL agar tetap semangat dalam melaksanakan SAR dan pencarian keberadaan Black Box.

Menurutnya, Panglima TNI kemarin telah menyampaikan bahwa area keberadaan Black Box sudah ditemukan, namun sampai sekarang masih dalam proses pencarian karena di bawah masih banyak puing-puing yang tertimbun.

“Situasi laut tidak sama seperti kemarin, saat ini kondisi berombak dan dapat mempengaruhi vacibility keadaan di bawah. Tentunya akan menjadi kendala, namun dengan profesionalisme mereka, saya tekankan harus dengan sabar mencari dengan kekuatan dan kemampuan profesionalisme yang mereka miliki,” ungkapnya.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., memberikan semangat moril Prajurit TNI Angakatan Laut yang melaksanakan Search And Rescue (SAR) jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Photo: Dispenal

Lebih jauh KSAL menjelaskan saat ini sebanyak 14 KRI dilibatkan, setelah ada penambahan 6 KRI dari jumlah sebelumnya yang hanya 8 KRI. Penambahan unsur tersebut merupakan unsur yang akan melaksanakan latihan di Natuna. Latihan tersebut dibatalkan untuk melaksanakan operasi kemanusiaan saat ini, sehingga untuk latihannya akan ditentukan setelah kegiatan SAR ini selesai.

Sementara itu, untuk pasukan Sea Rider dan penyelam dari Dislambair, Kopaska, Taifib dan Denjaka yang diterjunkan berjumlah 160 orang personel secara bergantian dan saat ini ada 88 orang yang berada di lokasi SAR. Dengan didatangkannya KRI Semarang-594 yang dilengkapi dengan portable jumper diharapkan bisa digunakan sebagai markas agar para penyelam dapat beristirahat dan menghilangkan dehidrasi dengan masuk ke dalam jumper.

“Kita berharap semoga Black Box segera ditemukan dan puing-puing tetap diangkut dinaikkan kepermukaan. Tentunya semua ini dikoordinasikan oleh Basarnas dan instansi terkait lainnya,” tambahnya. (wan/man)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.