HANKAM

KSAL Bahas Tantangan Keamanan Indo-Pasifik di Konferensi Ottawa

KSAL Laksamana Muhammad Ali
KSAL Laksamana Muhammad Ali menghadiri konferensi Ottawa ke-93, Kanada, Kamis (6/3). (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali membahas sejumlah tantangan dalam menangani keamanan dan pertahanan maritim kawasan Indo-Pasifik, di konferensi Ottawa ke-93, Kanada, yang berlangsung 5-6 Maret 2025.

Ali menjelaskan, kondisi keamanan maritim kawasan Indo-Pasifik saat ini sedang menghadapi tantangan yang cukup besar.

"Tantangan keamanan di kawasan Indo-Pasifik di antaranya erampokan bersenjata dan pencurian di laut, penangkapan ikan ilegal, penyelundupan narkoba dan manusia (perdagangan orang) yang sering terjadi di perairan internasional," jelasnya, dikutip dari keterangan Dispenal, Sabtu (8/3).

Baca Juga: TNI AL Evakuasi Korban Kecelakaan Kapal Nelayan di Perairan Jambi

Oleh karena itu, Ali menekankqn TNI AL terus memodernisasi dan membangun organisasi untuk memperkuat stabilitas keamanan maritim. "Termasuk peningkatan kesiapan tempur dan perluasan penegakan hukum dan bantuan kemanusiaan," lanjutnya.

Dalam menangani perkembangan keamanan maritim di kawasan Indo-Pasifik, TNI AL menekankan beberapa perspektif utama.

Baca Juga: Panglima Agus Tinjau Mesin Pengolahan Sampah Ramah Lingkungan di Mabes TNI

"TNI AL, salah satunya memperkuat kerja sama pertahanan dengan mengoptimalkan mekanisme multilateral untuk mengatasi tantangan maritim regional," kata Ali.

Adapun pada konferensi Ottawa ke-93 tersebut, Ali hadir sebagai bersama Vice Amiral Hervé Hamelin, Deputy Chief of Defence for International Relations, Ministère des Armées, Mr. Chongdae Won, Acting Deputy Minister for Military Force Policy, Ministry of National Defence, South Korea, dan Vina Nadjibulla, Vice-President, Research and Strategy, Asia Pacific Foundation of Canada. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.