KSAL Bahas Ketahanan Pangan Bersama Purnawirawan TNI AL

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menerima kunjungan sejumlah Purnawirawan TNI AL, di Mabesal, Cilangkap, Jakarta, Selasa (7/1). Rombongan yang hadir dimpimpin oleh Laksamana (Purn) Sumardjono, yang merupakan KSAL periode 2007-2008.
Pertemuan ini membahas tentang pelaksanaan kegiatan ketahanan pangan dan rencana pengembangan pertanian dengan teknologi valinasi, sawah dengan air laut serta penanaman padi dan tanaman lainnya di air laut.
Ali menyampaikan suatu rasa kehormatan dapat menerima kunjungan KSAL dari masa ke masa dan sejumlah purnawirawan TNI AL.
Baca Juga: Pangkoopsudnas Pimpin Sertijab Tiga Jabatan Strategis di Koopsudnas, Kapoksahli hingga Asintel
"Kami berharap ke depan bisa bekerja sama dalam mendukung serta meningkatkan ketahanan pangan di sejumlah wilayah komando utama (Kotama) TNI AL dan di seluruh penjuru Indonesia," ujar Ali, dikutip dari laman TNI AL.
Saat ini TNI AL juga tengah memprioritaskan program ketahanan pangan yang menjadi salah satu poin dalam Asta Cita yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto, salah satunya memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.
Ketahanan pangan yang telah dilaksanakan TNI AL, meliputi sektor pertanian, perkebunan, holtikultura, peternakan, perikanan air tawar maupun air laut.
Baca Juga: Panglima TNI Sertijab Jabatan Strategis di Lingkup Mabes TNI, Ini Daftarnya
"Adapun kesiapan lahan TNI AL dalam mendukung program ketahanan pangan adalah seluas 8.342,09 hektare," ujar Ali, di Jakarta, Jumat (3/1) lalu.
Ali menjelaskan di lahan 8.000 hektare tersebut, terutama di wilayah Lampung, TNI AL mengembangkan ketahanan pangan beras, jagung, dan singkong. Tak hanya itu, TNI AL juga membuat keramba ikan di seluruh Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal).
"Nanti ikan harapannya bisa menjadi lauk dari makan bergizi, karena ikan gizinya sangat tinggi. Kita tentu kerja sama dengan dinas perikanan setempat, yaitu mereka mempunyai program gemar makan ikan, dan ini kita padukan dengan mereka," kata Ali. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































